Kota Batu Rawan Bencana, BPBD Gencarkan Edukasi Mitigasi ke Siswa TK

11 - Sep - 2026, 12:18

Puluhan siswa TK mendapatkan edukasi sadar bencana dan upaya mitigasi.(Foto: Dokumen BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu terus memperkuat pemahaman kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat secara meluas. Salah satu fokus strategis yang kini gencar dilakukan adalah penanaman budaya sadar bencana sejak usia dini melalui program edukasi interaktif bagi para pelajar.

Upaya mitigasi tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan edukasi dari 50 siswa dan 10 guru pendamping TK IT Ummi Kota Batu. Kegiatan pembelajaran kebencanaan ini dipusatkan langsung di Posko Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Batu pada Kamis (10/9/2026).

Baca Juga : Wali Kota Blitar dan Forkopimda Sidak Dapur SPPG, Jaga MBG Siswa Tetap Aman

Puluhan anak-anak tersebut dikenalkan secara langsung dengan tugas pokok petugas kebencanaan, potensi ancaman bencana di lingkungan sekitar, hingga simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, banjir, maupun kebakaran secara sederhana.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko mengungkapkan bahwa pembentukan mental dan pengetahuan kebencanaan idealnya dimulai sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar maupun taman kanak-kanak. Langkah ini krusial untuk membentuk karakter tanggap darurat yang tertanam hingga dewasa.

"Kami terus mendorong penguatan edukasi kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Melalui pengenalan materi dan simulasi sederhana ini, anak-anak dilatih untuk tetap tenang, mampu mengenali kondisi darurat, serta tahu cara menyelamatkan diri," ujar Kalaksa BPBD Kota Batu Suwoko, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik diajak melihat dan memegang langsung berbagai peralatan operasional penanggulangan bencana milik BPBD Kota Batu. Metode praktik langsung ini dihadirkan agar materi mitigasi dapat diserap anak-anak secara menarik dan menyenangkan.

Suwoko berharap program edukasi ini tidak hanya berhenti di area posko BPBD saja, melainkan mampu ditularkan kembali ke lingkungan keluarga dan sekolah masing-masing. Budaya siaga bencana diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kota Batu.

Baca Juga : Titik Api Muncul di Gunung Kilap, Tim Gabungan Buat Sekat Bakar di Cikasur Gunung Argopuro Situbondo

"Harapan besar kami tentu terbentuknya pengetahuan, kepedulian, dan budaya sadar bencana yang kuat di lingkungan sekolah maupun keluarga. Sehingga masyarakat Kota Batu memiliki ketahanan yang baik dalam menghadapi berbagai potensi risiko bencana," pungkas Suwoko.

Berdasarkan pemantauan visual BPBD Kota Batu pada kurun waktu yang sama, kondisi cuaca di seluruh wilayah Kota Batu terpantau cerah berawan. Pihaknya memastikan tidak ada laporan kejadian bencana alam maupun musibah yang melanda wilayah Kota Batu.