Warga Kota Malang Terbiasa Buang Sampah Sembarangan, DLH Tutup Titik Pembuangan di Mojolangu hingga Wonokoyo

Reporter

Riski Wijaya

09 - Sep - 2026, 01:34

Aktivitas pembersihan aliran sungai.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Sejumlah titik di sekitar aliran sungai di Kota Malang ternyata bukan tempat pembuangan sampah (TPS) resmi. Namun, lokasi tersebut terlanjur menjadi langganan warga untuk membuang sampah.

Kondisi itu menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Sejumlah titik yang ditemukan petugas mulai ditutup dan dibersihkan agar tidak kembali digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah.

Baca Juga : Petakan Titik Pencemaran dan Gangguan, 150 Personel Susur Sungai Bango

Plt Kepala DLH Kota Malang Raymond Hatigoran Matondang mengatakan, beberapa titik pembuangan sampah semacam itu ditemukan di sejumlah wilayah. Di antaranya berada di Mojolangu dan Wonokoyo.

“Beberapa sudah kami tutup. Tetapi masih ada satu, dua, tiga yang nantinya akan kami lakukan pembersihan,” ujar Raymond.

Menurutnya, lokasi tersebut tidak memiliki status sebagai TPS. Hanya saja, kebiasaan masyarakat membuang sampah membuat kawasan itu seolah-olah berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah.

“Statusnya bukan TPS, tetapi masyarakat sudah terbiasa membuang di situ,” jelasnya.

Penanganan dilakukan dengan mengangkut sampah yang menumpuk, kemudian menutup akses lokasi dan memasang pemberitahuan larangan membuang sampah ke sungai.

Langkah tersebut juga menyasar penggerobak yang kedapatan membuang sampah di lokasi. Raymond menyebut sekitar dua hingga tiga penggerobak telah diberikan peringatan agar tidak kembali membuang sampah di sana.

Baca Juga : Petakan Titik Pencemaran dan Gangguan, 150 Personel Susur Sungai Bango

DLH menilai pendekatan tersebut cukup efektif. Salah satunya terlihat di wilayah Bumiayu, setelah lokasi dibersihkan, ditutup, dan diberikan papan imbauan.

“Setelah kita kasih tulisan, kita tutup, tidak dibuang lagi di sana,” katanya.

Persoalan serupa juga menjadi perhatian DLH di sepanjang aliran Sungai Brantas. Sejumlah titik pembuangan bahkan berada di lokasi yang agak tersembunyi sehingga tidak langsung terlihat dari kawasan jalan.

DLH memastikan pemantauan akan terus dilakukan. Titik-titik yang masih digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah akan dibersihkan dan ditutup untuk mencegah kebiasaan tersebut kembali muncul.