Kesepakatan KUA PPAS 2027 Kabupaten Jember Ditandatangani, Ini Kata Bupati Fawait
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Dede Nana
08 - Sep - 2026, 07:06
JATIMTIMES - Sidang Paripurna kedua DPRD Jember yang digelar pada Senin (7/9/2026) malam dengan agenda Penandatanganan Kesepakatan KUA PPAS (Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) 2027 telah disetujui dan disepakati bersama antara Bupati Jember dengan DPRD Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pandangan Banggar (Badan Anggaran) cukup bagus dan sejalan antara keinginan Pemkab dengan DPRD Jember.
Baca Juga : Polisi Selidiki Judi Musiman di Pagelaran, Nekat Beroperasi Meski Arena Sabung Ayam Dimusnahkan
"Alhamdulillah penandatanganan KUA PPAS 2027 berjalan cukup bagus, pandangan Banggar yang disampaikan tadi juga sejalan dengan keinginan kami dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata," ujar Fawait.
Fawait berharap dengan telah ditandatangani KUA PPAS 2027 ini, ke depan pelaksanaan P APBD 2026 dan pembahasan APBD 2027 juga berjalan lancar. "Dengan sudah ditanda tangani KUA PPAS ini, mudah mudahan ke depan pembahasan P APBD 2026 dan pembahasan perencanaan APBD 2027 juga berjalan lancar sesuai dengan perundang-undangan," harapnya.
Menanggapi adanya salah satu fraksi yang tidak menandatangani dokumen KUA PPAS 2027, Fawait menyikapi hal ini dengan sikap bijaksana, bahwa hal ini sebagai bagian dari dinamika politik.
"Ini hal biasa dan tidak menjadi persoalan dalam dunia politik, itulah dinamikanya. Terpenting adalah tujuan pembangunan dan kemajuan Jember terlaksana untuk kemakmuran masyarakat Jember," ulasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga kembali menyoroti situasi antrean masyarakat untuk mendapatkan BBM di sejumlah SPBU di Jember. Bahwa cadangan BBM di Jember sangat cukup dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, karena saat ini Pemkab Jember bersama Pertamina sudah menambah kuota kebutuhan BBM di Jember.
Baca Juga : Cegah Keracunan MBG, Stafsus KSP Dorong Kepala SPPG Andalkan Buku Petunjuk Teknis
"Untuk BBM, saat ini Pertamina sudah menambah pasokan dan melebihi kuota kebutuhan di Jember. Beberapa hari kemarin memang ada keterlambatan pengiriman, karena kemacetan yang terjadi di sekitar Depo Penyuplai BBM yang ada di Tanjungwangi Banyuwangi," jelasnya.
Fawait optimis, dalam satu atau dua hari, situasi antrean BBM di Jember bisa terurai dan kembali normal. "Yang penting masyarakat tidak perlu panik. Kami mengimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak perlu sampai melakukan penimbunan," pungkasnya.
