Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, KAI Siapkan 6.104 Kursi dari Stasiun Malang
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
07 - Sep - 2026, 02:02
JATIMTIMES - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menyiapkan ribuan kursi keberangkatan dari Stasiun Malang. Hal. ini dilakukan sebagai mengantisipasi kebutuhan perjalanan masyarakat di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan.
Sebanyak 6.104 tempat duduk disiapkan untuk keberangkatan dari Stasiun Malang pada Senin (7/9/2026). Jumlah tersebut disiapkan dengan tujuan berbagai daerah di Pulau Jawa.
Baca Juga : Penumpang di Stasiun Malang Naik 15 Persen Saat Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Kapasitas tersebut mencakup 1.890 tempat duduk untuk empat perjalanan kereta api tujuan Jakarta. Empat KA tersebut yakni KA Jayabaya tujuan Pasarsenen, KA Gajayana tujuan Gambir, KA Brawijaya tujuan Gambir, dan KA Majapahit tujuan Pasarsenen.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kapasitas tersebut merupakan langkah KAI untuk memberikan pilihan perjalanan kepada masyarakat yang membutuhkan alternatif transportasi. Di tengah meningkatmya jumlah penumpang.
“Ketika mobilitas masyarakat meningkat dan sebagian perjalanan udara mengalami kendala, kami memastikan kapasitas kereta api dari Stasiun Malang tetap tersedia. Dengan 6.104 tempat duduk yang kami siapkan, masyarakat memiliki alternatif perjalanan menuju berbagai kota, termasuk Jakarta,” kata Mahendro.
Untuk rute Jakarta, KA Jayabaya berangkat dengan tujuan Pasarsenen, sementara KA Gajayana dan KA Brawijaya melayani tujuan Gambir. Adapun KA Majapahit juga melayani tujuan Pasarsenen.
KAI menyatakan kapasitas perjalanan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi di lapangan.
Melihat tren mobilitas tersebut masih terlihat pada Senin (7/9/2026) hingga pukul 08.30 WIB, tercatat 5.740 pelanggan telah melakukan perjalanan melalui Stasiun Malang.
Baca Juga : 7 Bandara Ini Masih Ditutup hingga 18.00 WIB Dampak Sebaran Abu Anak Krakatau
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.597 pelanggan tercatat naik dari Stasiun Malang. Sedangkan sejumlah 3.143 pelanggan turun di stasiun tersebut.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penyesuaian operasional apabila diperlukan. Namun, setiap penyesuaian tetap kami lakukan dengan mengutamakan keselamatan perjalanan,” tegasnya.
KAI juga mengimbau calon penumpang untuk melakukan pengecekan ketersediaan tiket dan jadwal keberangkatan melalui kanal resmi sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, menyusul adanya potensi paparan debu atau abu vulkanik akibat erupsi, pelanggan yang melakukan aktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan selama perjalanan.
