Gapembi Usulkan Bangun Jalan Alternatif Atasi Kemacetan Ketapang Banyuwangi

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

05 - Sep - 2026, 05:40

H. Basir, Ketua Gapembi Kabupaten Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES - Kemacetan di kawasan Ketapang Banyuwangi menjadi perhatian banyiak pihak. Tak terkecuali Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis Indonesia (Gapembi) Kabupaten Banyuwangi. Gapembi mendesak pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun pusat untuk bisa segera menyelesaikan persoalan kemacetan yang terus berulang setiap tahun. “Kemacetan di wilayah pelabuhan Ketapang kecamatan Kalipuro Banyuwangi itu banyak solusinya, kalau pemerintah bersama stakeholder terkait benar-benar ingin menuntaskan kemacetan yang terjadi,” kata Basir, ketua Gapembi Kabupaten Banyuwangi, kepada wartawan media ini Sabtu (5/9/2026).

Menurut Basir salah satu alternatif untuk mengatasi terjadinya kemacetan yang sangat merugikan warga adalah dengan membangunn jalan tembus (jalur alternatif) dari Kecamatan Wongsorejo ke Kecamatan Kalipuro.

Baca Juga : Cara Top Up ML Anti Ribet, Diamond Masuk dalam Hitungan Menit

Alternatif lain yang bisa dilakukan pemerintah adalah membangun kantong parkir kendaraan di utara umpama di Bangsring ada tanah PTPN dan kantong parkir di Kecamatan Kabat untuk kendaraan yang dating dari arah barat dan selatan.

“Sehingga dengan adanya kantong parkir di dua lokasi tersebut perekonomian bisa bergerak dan tumbuh. Dengan catatan mobil yang mau ke Bali diharuskan ada nomor antrian dari dua tempat tersebut,” kata Basir.

Tokoh berdarah Madura mengungkapkan ide dan pemikiran pembangunan jalur alternatif dan kantong parkir di dua lokasi tersebut sudah lama disampaikan pada waktu dia menjadi anggota Badan Anggaran DPRD Banyuwangi..

“Terutama akses baru dari Kecamatan Wongsorejo menuju Kecamatan Kalipuro sehingga orang yang mau ke kota tidak terganggu dengan adanya macet yang terjadi di Pelabuhan Ketapang.Umpama tol selesai nyampai Bulusan  menurut saya masih belum maksimal untuk mengurai kemacetan di Ketapang,” imbuh H Basir.

Baca Juga : Kampus Larang Maba Bawa Motor, Trotoar Kota Malang Malah Jadi Parkiran Ratusan Kendaraan

Langkah lain yang bisa dilakukan pemerintah adalah membangun kantong parkir di dua arah (utara dan selatan). Dengan catatan orang atau kendaraan yang mau menyeberang ke Bali harus ambil nomor antrian dulu di dua kantong parkir yang disiapkan atau kantong parkir di khususkan mobil-mobil angkutan barang saja.