Hari Ini IKA FH UB Gelar Sapa Alumni, Hadirkan Para Alumni yang Siap Berikan Motivasi untuk Maba FH UB 2026
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
05 - Sep - 2026, 10:07
JATIMTIMES - Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (IKA FH UB) yang didukung penuh oleh jajaran Dekanat FH UB hari ini Sabtu (5/9/2026) menggelar kegiatan sapa alumni dengan menghadirkan para alumni untuk memberikan motivasi kepada sekitar 700 mahasiswa baru (maba) angkatan 2026.
Sekretaris Jenderal IKA FH UB Syamsul Huda Yudha menyampaikan, kegiatan Sapa Alumni ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi alumni dengan mahasiswa baru, tetapi juga diarahkan untuk membuka perspektif baru mengenai luasnya kiprah lulusan Fakultas Hukum UB di berbagai bidang.
Baca Juga : Cuaca Jatim Sabtu 5 September: Gresik-Sidoarjo 35°C, Malang hingga Batu Cerah Berawan
Pria yang akrab disapa Yudha ini mengatakan, keberadaan alumni FH UB saat ini telah tersebar di berbagai sektor profesi dan institusi. Tidak hanya berada di lingkungan aparat penegak hukum, alumni juga berkiprah sebagai hakim, jaksa, advokat, notaris hingga diplomat dan anggota legislatif.
Menurutnya, gambaran tersebut penting disampaikan kepada mahasiswa baru agar mereka memiliki pemahaman bahwa pendidikan hukum memiliki ruang pengabdian yang jauh lebih luas. "Supaya teman-teman mahasiswa baru itu paham bahwa sebaran alumni FH UB saat ini tidak hanya ada di APH. Ada hakim, jaksa, lawyer, notaris, tetapi juga ada yang menjadi duta besar dan anggota DPR,” ujar Yudha kepada JatimTIMES.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan jejaring alumni kepada generasi baru mahasiswa FH UB. Setidaknya 29 golden alumni FH UB dari berbagai profesi dijadwalkan hadir untuk menyapa para maba FH UB 2026.
Di antaranya Adinda Rahmania T. Putri selaku partner di Harvardy Law Offices, Agus Sugiarto selaku advisor di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Akbar Surya Lantoranda selaku partner di SIP Law Firm, Aris Aji Prasetyo selaku partner di RBP Law Firm, Bambang Hery Mulyono selaku Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Benny K. Harman selaku Anggota Komisi III DPR RI, Choirul Huda selaku Bupati Mukomuko dan Dailami Firdaus selaku Anggota DPD RI.
Selanjutnya juga ada Didik Farkhan Alisyahdi selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI sekaligus sebagai Ketua IKA FH UB, Erni Setyati selaku partner di Markus Ajogo & Associates, Feri Wibisono selaku Wakil Jaksa Agung RI 2024-2025, Gatra Setya El Yanda selaku partner di Hansel Partnership, Gulam Dalula May Volta selaku partner di Y.A.R. Law Firm Attorneys at Law.
Kemudian I Made Andika Dharma Perkasa selaku Wakil Kepala I Bidang Kerjasama Internasional dan Partnership di Indonesian Corporate Counsel Association, I Wayan Sudirta selaku Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Iswira Laksana selaku partner di Thamrin dan Rekan Law Firm (TR&Co.), Kausar Dwi Kusuma selaku partner di Hansel Partnership, Kharisma Huda selaku parner di ARMA Law.
Lalu ada Mohammad Ivan Falisha selaku partner di Kenny Wiston Law Offices, Mokhmmad Najih selaku Ketua Ombudsman RI 2021-2026, Muhammad Fadra Heryndra selaku partner di Azwar Hadisupani Rum & Partners, Muhammad Fikri Alfarizi selaku partner di Hansel Partnership, Muhammad Ivan Falisha selaku partner di Y.A.R. Law Firm Attorneys at Law.
Selanjutnya ada Rudi Bachtiar selaku partner di ARMA Law, Rudi Margono selaku Jaksa Agung Muda Pengawas/Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, Susilaningtias selaku Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) 2024-2029, Syahda Guruh Langkah Samudera selaku Duta Besar RI untuk Qatar, Syamsul Huda Yudha selaku partner di Y.A.R. Law Firm Attorneys at Law, serta Syamsul Ma'arif selaku Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung RI.
Ia menyebut, kehadiran para alumni dari berbagai profesi baik langsung maupun daring tersebut diharapkan memberikan gambaran nyata mengenai perjalanan karir dan kontribusi lulusan FH UB setelah menyelesaikan pendidikannya. Namun, agenda IKA FH UB tidak berhenti pada pertemuan dengan mahasiswa baru.
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Sabtu Kliwon 5 September 2026: Rezeki Lumintu
Pada kesempatan yang sama, IKA FH UB juga akan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Persada UB yang dipimpin Fahrizal. Kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan kolaborasi dalam riset dan kajian hukum.
Yudha menjelaskan, kolaborasi tersebut nantinya tidak hanya berhenti pada produksi kajian akademik. Hasil riset diharapkan dapat diterapkan melalui program pengabdian sehingga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Melakukan riset, kajian dan implementasinya adalah pengabdian. Output-nya untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta," kata Yudha.
Menurutnya, kerja sama antara IKA FH UB dengan Persada UB tersebut juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembenahan sistem hukum, baik dari sisi struktur, substansi maupun kultur hukum. Hal tersebut dinilai penting mengingat persoalan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.
Oleh karena itu, para alumni perguruan tinggi hukum tidak cukup hanya menjaga hubungan dengan almamater, tetapi juga perlu mengambil peran dalam menghadirkan gagasan dan kajian yang dapat menjadi bagian dari solusi.
"Untuk membenahi struktur hukum, substansi hukum, dan kultur hukum. Kalau kita perhatikan, akhir-akhir ini kondisinya luar biasa, mengecewakan," tandas Yudha.
Lebih lanjut, melalui pertemuan tersebut, IKA FH UB berupaya membangun hubungan yang lebih substantif antara alumni, mahasiswa dan kampus. Jejaring alumni tidak hanya ditempatkan sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga sebagai modal akademik dan profesional untuk memperkuat kontribusi Fakultas Hukum bagi persoalan hukum dan pembangunan nasional.
