Gerindra Puncaki Survei Jatim, Ferdians Reza Alvisa Ingatkan Kader Tak Terlena
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
04 - Sep - 2026, 11:00
JATIMTIMES – Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur (Jatim) mendapat respons dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Ferdians Reza Alvisa. Alih-alih larut dalam euforia, Alvisa meminta seluruh kader menjadikan hasil survei tersebut sebagai pemacu untuk bekerja lebih keras.
Menurut Alvisa juga Bendahara DPD Gerindra Jatim itu, tingginya elektabilitas Gerindra harus dibuktikan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga : Paripurna DPRD Setujui P-APBD 2026: Pendapatan Rp 26,52 Triliun, Pemprov Amankan Anggaran TPG Guru
“Kami tidak ingin berpuas diri. Ini justru menjadi pemacu bagi kami untuk terus turun ke masyarakat dan memastikan program-program Presiden Prabowo benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Timur,” kata Alvisa, Jumat (4/9/2026).
Ia menegaskan, Gerindra tidak boleh hanya mengandalkan popularitas Presiden Prabowo Subianto maupun hasil survei semata. Kekuatan elektoral partai, kata dia, harus terus dirawat secara konsisten melalui kehadiran kader di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, para legislator Gerindra di DPRD Jatim didorong untuk semakin aktif menyerap aspirasi, mengawal persoalan masyarakat, sekaligus menyosialisasikan berbagai program pemerintah pusat yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
“Kader harus hadir, mendengar dan memberikan solusi. Jangan sampai masyarakat hanya mengenal Gerindra saat momentum pemilu. Kami ingin kehadiran Gerindra dirasakan setiap saat,” ujarnya.
Alvisa menilai hasil survei tersebut menjadi sinyal positif, namun sekaligus memberikan tanggung jawab politik yang lebih besar kepada Gerindra. Posisi sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja-kerja kerakyatan.
Diketahui, lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil pemetaan elektabilitas partai politik di Jatim. Hasilnya, Gerindra berada di posisi puncak dengan elektabilitas 16,3 persen, mengungguli PKB di posisi kedua dengan 15,1 persen dan PDI Perjuangan di peringkat ketiga sebesar 13,7 persen.
Sementara Golkar dan Demokrat sama-sama mencatatkan elektabilitas 12,5 persen. Berikutnya PSI memperoleh 5,1 persen, PAN 4,2 persen, NasDem 4,1 persen, PKS 4,1 persen, PPP 1,5 persen, Perindo 1,1 persen, partai lainnya 3,5 persen, serta responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 6,3 persen.
Baca Juga : Program Home Care dan UHC Jadi Primadona Baru Warga Jember, Minta Diadopsi Luas
Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt, menyampaikan bahwa Gerindra konsisten menjaga posisi teratas di Jawa Timur sejak akhir 2025. “Gerindra masih teratas di Jatim sejak akhir 2025. Partai lainnya cenderung stagnan, dan Demokrat terus berprogres,” kata Baihaki saat memaparkan hasil survei di Surabaya.
Baihaki menyebut salah satu faktor utama keberhasilan Gerindra mempertahankan posisi puncak adalah keaktifan para legislatornya di lapangan.
“Memang legislator Gerindra ini banyak yang aktif tentunya mengawal program presiden termasuk mereka juga menyerap aspirasi warga. Selain itu, kepala daerah Gerindra di Jatim sangat banyak. Secara langsung ini berdampak pada elektoral partai,” jelasnya.
Selain itu, posisi Prabowo Subianto sebagai Presiden turut memberikan efek elektoral (coattail effect) yang signifikan bagi partai. Meski demikian, Baihaki menilai elektabilitas Gerindra saat ini masih belum mencapai titik puncak dan berpeluang terus meningkat jika intensitas kerja kerakyatan para kader tetap terjaga hingga Pemilu 2029.
Survei ARCI tersebut dilaksanakan pada 18–28 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Jawa Timur, menggunakan metode margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
