Tetap Layani Jemaah Meski Berduka, Petugas Haji Asal Malang Diapresiasi Kemenhaj
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
12 - Jun - 2026, 03:44
JATIMTIMES - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah duka keluarga Muhaimin atau Cak Imin di Kota Malang, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas dedikasi Cak Imin yang tetap menjalankan tugas negara di Arab Saudi meski tengah berduka karena sang istri meninggal dunia.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhaimin atau Cak Imin, wartawan asal Kota Malang yang saat ini bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi.
Baca Juga : Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Belajar dari Abu Bakar dan Umar soal Pemimpin Jangan Antikritik
Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Dahnil mengunjungi rumah duka keluarga Cak Aim di Kota Malang, Jumat (12/6/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya istri Cak Imin ketika yang bersangkutan masih menjalankan tugas pelayanan jemaah haji di Tanah Suci.
Dahnil mengatakan, sikap Cak Imin yang tetap memilih menyelesaikan tugas hingga akhir masa penugasan menunjukkan integritas dan dedikasi tinggi sebagai petugas haji.
"Secara personal dan kelembagaan, saya mewakili negara mengucapkan terima kasih atas dedikasi Cak Muhaimin. Beliau adalah wartawan yang bertugas," ujarnya.
Menurut Dahnil, keteguhan yang ditunjukkan Cak Imin menjadi contoh nyata bagi seluruh petugas haji Indonesia. Di tengah musibah yang menimpa keluarganya, ia tetap mengutamakan tanggung jawab pelayanan kepada jemaah hingga seluruh rangkaian tugas selesai.
"Di tengah musibah kehilangan istri, beliau tetap memilih menunaikan tanggung jawabnya melayani jemaah sampai selesai. Ini adalah contoh yang sangat baik bagi seluruh petugas haji," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga menemui putri tunggal almarhumah, Mia, yang diketahui merupakan atlet taekwondo berprestasi di Kota Malang. Selama ayahnya bertugas di Arab Saudi, Mia mendapatkan pendampingan dan perawatan dari keluarga besarnya.
Baca Juga : DPKPCK Imbau Developer Lengkapi Perizinan, Antisipasi Jalan Rusak Terdampak Truk Pembangunan Perumahan
"Alhamdulillah di rumah ini Mia dijaga dengan baik oleh pakde, bude, dan pakleknya. Semoga ke depan Mia bisa lebih berprestasi lagi," katanya.
Saat ini Cak Imin masih bertugas di Arab Saudi sebagai bagian dari Daerah Kerja (Daker) Bandara, salah satu unit kerja yang memiliki masa operasional paling panjang dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Ia dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 2 Juli 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas pemulangan jemaah. Setelah menyelesaikan tugas di Jeddah dan Makkah, Cak Aim dijadwalkan bergeser ke Madinah pada 16 Juni untuk mengawal proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua.
Dahnil berharap dedikasi yang ditunjukkan Cak Aim dapat menjadi inspirasi sekaligus standar moral dalam proses rekrutmen petugas haji pada masa mendatang. Menurutnya, pelayanan kepada jemaah membutuhkan komitmen dan pengabdian yang tinggi, terutama saat menghadapi situasi sulit dalam kehidupan pribadi.
