Bocah 5 Tahun di Panarukan Hilang Hebohkan Warga Situbondo, Warga dan Polisi Lakukan Pencarian

17 - Apr - 2026, 08:20

Personel kepolisian dari Polsek Panarukan saat melakukan pencarian balita hilang bersama warga Blikeran, Panarukan Situbondo, Kamis (16/4/2026) malam. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Warga Dusun Blikeran, Desa Wringin Anom, Panarukan Situbondo dihebohkan dengan kabar hilangnya Zainal Abidin, Balita 5 tahun anak dari pasangan suami istri Muhammad Zaki (35) dan Erna Andriyana (30), Kamis (16/4/2026) sore.

Zainal Abidin atau Abi dilaporkan hilang saat bermain di halaman rumahnya. Berdasarkan keterangan Erna, sekitar pukul 15.00 WIB keluar rumah untuk mengangkat jemuran pakaian. Saat itu, Abi ikut keluar dan tampak asyik bermain di sekitar ibunya dengan jarak pandang yang masih aman, yakni sekitar 10 meter.

Baca Juga : Aremania Bergerak Komitmen Jaga Kondusivitas Jika Arema Vs Persebaya Digelar di Stadion Kanjuruhan

Saat jemuran terkumpul, Erna masuk ke dalam rumah sebentar untuk meletakkan cucian yang sudah kering tersebut. Namun nahas, selang beberapa menit kemudian saat ia kembali ke halaman bermaksud menyuruh anaknya masuk ke rumah, bocah malang itu sudah tidak ada di tempat semula.

Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena menurut keterangan pihak keluarga, Zainal diketahui memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi. Menyadari anaknya tidak ada di sekitar rumah, pihak keluarga langsung panik dan meminta pertolongan.

Warga sekitar yang mendengar kegaduhan langsung berkumpul dan langsung dilakukan pencarian di sekitar Dusun Blikeran dan sebagian melaporkan ke Polsek Panarukan.

Hendi (27) pemuda setempat menceritakan situasi pencarian berlangsung intensif, hingga muncul banyak spekulasi penyebab hilangnya anak tersebut, tidak sedikit warga yang mengaitkan dengan hal mistis yakni sosok Kalong Wewe atau Wewe Gombel dan tidak sedikit juga yang mengarah ke tindakan kriminal penculikan.

"Hilangnya kan saat sore menjelang magrib, ada warga yang mengaitkan dengan hal mistis jadi warga mencari dengan membawa bunyi-bunyian kayak botol dipukul, panci, kentongan dan lain-lain. Ada beberapa orang pintar juga terlibat," jelas Hendi kepada JATIMTIMES, Jumat (17/4/2026) pagi.

Sementara itu, merespons laporan kejadian darurat ini, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Proses penyisiran di lapangan tidak hanya dilakukan oleh Polsek Panarukan bersama warga setempat, tetapi juga mendapat tambahan kekuatan (back up) dari personel Sat Samapta Polres Situbondo guna memperluas jangkauan pencarian.

Baca Juga : Pastikan Pelayanan Kesehatan Cepat dan Merata, Bupati Sanusi Kunjungi Puskesmas Ampelgading dan Tirtoyudo

Terkait upaya pencarian ini, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melalui Kapolsek Panarukan AKP Harsono, menegaskan komitmen kepolisian untuk berupaya semaksimal mungkin menemukan anak yang hilang.

"Sesuai atensi dari Bapak Kapolres, kami sudah mengerahkan anggota turun ke lapangan. Saat ini, anggota Polsek Panarukan yang di-back up langsung oleh personel Samapta Polres Situbondo, bersama-sama dengan warga masyarakat, sedang bahu-membahu melakukan penyisiran dan pencarian secara maksimal," jelas AKP Harsono.

Hingga berita ini tayang, proses pencarian masih terus berlangsung dan korban belum ditemukan. Pihak kepolisian memohon doa dan mengimbau kepada masyarakat luas, apabila melihat anak laki-laki berusia 5 tahun yang tampak kebingungan atau sendirian, agar jangan ragu untuk mengamankannya dan segera melapor ke Polsek terdekat.