Disparbud Kabupaten Malang Kuatkan Kolaborasi dengan Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

16 - Apr - 2026, 07:07

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang (tengah) bersama Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok beserta peserta kegiatan sarasehan penguatan kolaborasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tahun anggaran 2026 di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (16/4/2026).

JATIMTIMES - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang terus melakukan penguatan kolaborasi dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Malang. 

Kepala Disparbud Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang menyampaikan, salah satu upaya penguatan kolaborasi yakni dengan menggelar sarasehan yang mempertemukan antara pelaku pariwisata serta ekonomi kreatif dengan Disparbud Kabupaten Malang serta Anggota DPRD Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Tren Opsen Pajak Kendaraan Menguat, Bapenda Kota Malang Andalkan Strategi Jemput Bola

Pria yang akrab disapa Firmando itu mengatakan, penguatan kolaborasi lintas stakeholder di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki tujuan utama yakni meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Malang. Terlebih lagi, Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki berbagai jenis destinasi wisata maupun sektor ekonomi kreatif. 

Ia menyebut, saat ini Disparbud Kabupaten Malang tengah fokus meningkatkan kunjungan wisata melalui pemasaran berbagai destinasi wisata serta ekonomi kreatif. Hal itu telah dilakukan oleh Disparbud Kabupaten Malang, namun butuh lebih dikuatkan dan dimasifkan kembali dengan melibatkan para pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif.

Menurut Firmando, berbagai upaya penciptaan pasar dari berbagai potensi wisata dan ekonomi kreatif telah dilakukan dengan menggandeng pelaku UMKM dengan ekosistem pariwisata, mulai dari perhotelan, asosiasi, hingga pemandu wisata.

"Kami hubungkan dengan stakeholder pariwisata. Pelaku UMKM ini bisa bergerak bersama pelaku wisata, perhotelan, asosiasi, sampai tour guide. Ini yang menjadi fokus dari forum kolaborasi," ungkap Firmando, Kamis (16/4/2026). 

Pejabat publik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang ini menuturkan, kolaborasi merupakan kunci utama dalam pengembangan sektor wisata maupun ekonomi kreatif di Kabupaten Malang. 

"Kolaborasi itu penting, karena kita tidak bisa jalan sendiri. Destinasi bisa saling mengenalkan, titip brosur, saling promosi di media sosial. Harapannya tercipta simfoni pariwisata di Kabupaten Malang," tutur Firmando. 

Oleh karena itu, pria yang telah puluhan tahun menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) ini mengatakan, bahwa memang tujuan utama dari kegiatan sarasehan penguatan kolaborasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini untuk meningkatkan kehadiran wisatawan, sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata secara bersama-sama.

"Kalau bicara pariwisata ya tujuannya kehadiran wisatawan. Kami juga memiliki keterbatasan sumber daya manusi, jadi butuh dukungan semua pihak untuk saling mengingatkan dan memperbaiki kekurangan di masing-masing destinasi wisata," ujar Firmando. 

Baca Juga : Bupati Situbondo Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif di KWP Awards 2026

Lebih lanjut, pihaknya telah melakukan kurasi berbagai event yang dapat dimanfatakan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sarana untuk promosi kepada wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. 

"Nanti travel agent dan HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) bisa tahu jadwalnya. Misalnya ada pertunjukan seni tiap akhir pekan di hotel atau destinasi. Ini menambah kekuatan promosi wisata," kata Firmando. 

Terlebih lagi, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, kunjungan wisata ke Kabupaten Malang menunjukkan tren yang positif. "Dari 80 persen destinasi yang melapor, kunjungannya 5 juta lebih. Sementara BPS menghitung pergerakan orang ke Kabupaten Malang itu sekitar 10 juta," beber Firmando. 

Sementara itu, dengan banyaknya perkembangan yang positif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Malang, pihaknya berharap agar kunjungan wisata dapat terus meningkat, serta para pelaku pariwisata maupun pelaku ekonomi kreatif bisa meningkatkan layanan secara maksimal kepada wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. 

"Harapannya wisata yang adiluhung, yang ramah tamah. Wisatawan merasa aman, puas dan ingin kembali. Kekuatan kita ada di seni dan budaya yang membedakan Malang dengan daerah lain," tandas Firmando. 

Sebagai informasi, dalam kegiatan sarasehan penguatan kolaborasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tahun 2026 ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk terdapat dua narasumber utama yang memberikan materi terkait pariwisata dan ekonomi kreatif. Yakni Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok serta Founder dan Owner Indigroup Indonesia Fajar Trang Bawono.