Momentum Lebaran, Kunjungan Wisata ke Gunung Bromo Meningkat 34,88 Persen
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Yunan Helmy
26 - Mar - 2026, 06:54
JATIMTIMES - Pada momentum Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah/tahun 2026, kunjungan wisata ke Gunung Bromo mengalami peningkatan mencapai 34,88 persen jika dibandingkan pada momentum Idul Fitri 1446 Hijriah/tahun 2025.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan, pelayanan kunjungan wisata selama momentum libur Lebaran 2026 pada tanggal 21 sampai 24 Maret di TNBTS berlangsung dengan baik dan terkendali.
Baca Juga : Sempat Ada Laporan Anonim, Aduan Resmi THR di Kota Malang Dipastikan Nihil
Rudijanta menyebut, berdasarkan catatan BB TNBTS, jumlah kunjungan wisatawan pada saat momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah ke kawasan TNBTS berjumlah 25.588 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.671 orang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo, yang terdiri dari 24.325 wisatawan Nusantara dan 346 wisatawan mancanegara.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan pada libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 mengalami peningkatan sebesar 34,88 persen dari tahun 2025 dengan jumlah pengunjung sebanyak 18.290 orang," ungkap Rudijanta dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Selama empat hari momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Gunung Bromo, sebanyak Rp 735.664.000 uang yang masuk ke negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Di mana jumlah tersebut diperoleh dari kunjungan wisata ke Gunung Bromo yang mencapai 24.671 orang. Sedangkan kunjungan wisata ke Ranu Regulo yang mencapai 971 orang juga menyumbang PNBP sebanyak Rp 34.520.000.
Pihaknya menjelaskan, berdasarkan kajian dari BB TNBTS terkait dengan daya dukung yang memperhitungkan kapasitas pengelolaan dan kapasitas infrastruktur, jumlah maksimal wisatawan ke Gunung Bromo secara efektif adalah 11.042 orang per hari.
"Dengan demikian, jumlah kunjungan harian selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026 masih berada dalam batas daya dukung kawasan, sehingga tidak terjadi kondisi melebihi daya dukung atau over carrying capacity, meskipun berada pada masa puncak kunjungan," jelas Rudijanta.
Ia mengakui, tingginya minat wisatawan membuat kepadatan kendaraan tidak bisa dihindari. Tetapi pihak BB TNBTS bersama para stakeholder terkait telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus wisata sehingga kondisi kunjungan di kawasan TNBTS selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan kondusif. "Selama periode ini tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan TNBTS," kata Rudijanta.
Pasalnya, BB TNBTS telah melakukan upaya pengaturan kunjungan untuk mengatasi lonjakan pengunjung. Di pintu masuk Cemorolawang, pemeriksaan tiket masuk dilakukan di pertigaan Cemorolawang menuju Seruni Point.
Baca Juga : Kapan Siswa Masuk Sekolah setelah Libur Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkap dan Penjelasannya
"Untuk kendaraan yang belum melakukan booking online diarahkan ke jalur Seruni Point, sedangkan yang telah melakukan booking online namun jumlah tiket tidak sesuai akan diarahkan ke jalur Mentigen untuk penyesuaian," ujar Rudijanta.
Selanjutnya, bagi pengunjung dengan tiket yang sesuai, dapat langsung menuju kawasan TNBTS melalui pintu masuk resmi di Cemorolawang dengan melakukan pemindaian barcode. Kemudian, penyaringan pengunjung dari arah Malang dilakukan di Kantor Seksi PTN II Coban Trisula, khususnya bagi yang belum melakukan booking online. Di lokasi ini juga disiagakan petugas sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan pengunjung.
"Kepadatan lalu lintas sempat terjadi di persimpangan dingklik, yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari tiga pintu masuk serta jalur jip yang naik menuju view point kaldera dan yang turun ke Laut Pasir. Meskipun begitu, kondisi tersebut tetap terkendali dan segera terurai seiring pergerakan pengunjung, hingga tidak menimbulkan kecelakaan," jelas Rudijanta.
Lebih lanjut, BB TNBTS memberikan apresiasi terhadap penjagaan yang dilakukan di pintu masuk kawasan dan titik rawan kemacetan dengan melibatkan personel tambahan yang didukung oleh Polda Jawa Timur, Kolatmar (Komando Latihan Marinir), Bhabinkamtibmas dan Babinsa dari kecamatan dan desa penyangga, serta Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan TNBTS. Selain itu komunitas jip juga berperan aktif dalam mitigasi arus lalu lintas.
"Kehadiran seluruh pihak tersebut membantu penertiban sekaligus mengurai kepadatan. BB TNBTS menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah memilih Bromo sebagai tujuan wisata di masa libur Idulfitri. Antusiasme yang tinggi dari wisatawan menjadikan TNBTS terus hidup sebagai destinasi yang dicintai banyak orang," pungkas Rudijanta.
