Kodim 0818 Bakal Lanjutkan Bangun Jembatan Garuda di 7 Titik Kabupaten Malang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
24 - Mar - 2026, 10:48
JATIMTIMES - Kodim 0818 Malang-Batu berencana menambah pembangunan Jembatan Garuda. Pada rencana awal, penambahan pembangunan jembatan tersebut mencapai tujuh unit yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.
Sebelumnya, TNI Angkatan Darat (AD) juga telah berhasil mengukir sejarah pembangunan Jembatan Garuda terpanjang di tahap pertama. Yakni yang berlokasi di Desa Ternyang dan telah diresmikan pada 9 Maret 2026.
Baca Juga : Dari Kaset Suporter Chile hingga Malang, Begini Lahirnya Chant Ayo Ayo Arema
Keberadaan jembatan gantung tersebut menghubungkan dua wilayah. Yakni Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Pembangunan Jembatan Garuda terpanjang di Indonesia tersebut berlangsung kurang dari satu bulan. Yakni pada rentang akhir tahun 2025 dan rampung di awal tahun 2026.
Secara spesifikasi, Jembatan Garuda yang baru saja diresmikan tersebut sepanjang 143 meter. Yakni dengan lebar jembatan sekitar 1,2 meter. Spesifikasi tersebut memungkinkan untuk dilalui oleh tiga orang pejalan kaki maupun satu kendaraan roda dua secara bergantian.
"Sementara ini baru dibangun satu, tapi ke depan akan kami bangun lagi. Di setiap Kodim akan diperintahkan membuat jembatan semacam ini juga," ujar Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho saat ditemui JatimTIMES belum lama ini.
Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, diutarakan Bayu, pada pembangunan Jembatan Garuda selanjutnya di Kabupaten Malang tersebut akan direalisasikan sebanyak tujuh unit.
"Memang bertahap, ke depan kami akan terus membangun jembatan gantung. Di tahap selanjutnya ini nanti akan ada tujuh titik Jembatan Aramco," tuturnya.
Baca Juga : Hotel Trio Indah 2 Malang, Hotel Bersejarah di Jantung Kota yang Menyimpan Jejak Kolonial dan Energi Kota
Jembatan Aramco atau Armco adalah jenis jembatan darurat atau permanen yang biasanya juga dibangun menggunakan pipa baja bergelombang. Jembatan ini sering digunakan oleh TNI AD untuk menghubungkan akses warga yang terputus pascabencana. Pertimbangannya karena pengerjaannya lebih cepat, efisien, dan strukturnya kokoh.
Namun, khusus pada program pembangunan Jembatan Garuda, nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. "Jembatan Aramco bentangannya tidak seluas ini (yang dibangun di Desa Ternyang, red), biasanya hanya 7-10 meter," tuturnya.
Meski memastikan akan melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda, namun, Bayu belum menjabarkan di mana saja titik pembangunannya. Namun yang jelas nantinya akan dibangun tujuh jembatan secara serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.
"Nanti akan kami survei dulu, kami pastikan lagi (lokasi, red) mana yang paling efektif. Rencananya direalisasikan di bulan-bulan ini, antara Maret sampai dengan April (2026, red)," pungkasnya.
