Awas Perubahan Warna pada Urine Ini Bisa Jadi Gejala Kanker Ginjal
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
09 - Mar - 2026, 04:46
JATIMTIMES - Gejala kanker ginjal tengah menjadi perhatian publik setelah kabar meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano. Diketahui, selama beberapa tahun terakhir, Vidi berjuang melawan penyakit tersebut.
Kanker ginjal dikenal sebagai penyakit yang sering tidak menimbulkan gejala jelas pada tahap awal. Akibatnya, banyak kasus baru terdeteksi ketika penyakit sudah berkembang ke stadium lebih lanjut.
Baca Juga : Apa Itu Siaga 1 yang Diperintahkan Panglima TNI Dampak Memanasnya Timur Tengah?
Menurut penjelasan dari MD Anderson Cancer Center di University of Texas, tidak sedikit kasus kanker ginjal ditemukan secara tidak sengaja saat pasien menjalani pemeriksaan untuk keluhan lain, seperti batu ginjal atau nyeri punggung.
Salah satu tanda yang cukup sering muncul adalah darah dalam urine, yang dalam istilah medis disebut hematuria.
Kondisi ini dapat membuat urine berubah warna menjadi kemerahan, merah tua, atau kecokelatan menyerupai karat. Namun dalam beberapa kasus, darah tidak selalu terlihat secara kasat mata.
Meski demikian, hematuria tidak selalu berarti kanker ginjal. Gejala ini juga bisa dipicu oleh masalah kesehatan lain seperti batu ginjal atau infeksi saluran kemih.
Karena itu, siapa pun yang mengalami perubahan warna urine atau dugaan adanya darah pada urine disarankan segera memeriksakan diri ke dokter.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi Andhika Rachman menjelaskan bahwa gejala biasanya mulai terasa ketika tumor di ginjal sudah membesar.
Baca Juga : Jago #Cari_Aman Saat Puasa, Wanita Tetap Happy Berkendara dengan Aman dan Nyaman
Dalam dunia medis, terdapat istilah “triad klasik” pada kanker ginjal yang merujuk pada tiga gejala utama yang sering dikaitkan dengan penyakit ini.
"Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain darah dalam urine dalam urine atau hematuria, nyeri di daerah pinggang atau punggung bagian samping, dan benjolan di area perut atau pinggang," jelas dr Andhika dilansir detikcom, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, ketiga gejala tersebut tidak selalu muncul pada setiap pasien. "Ketiga tanda ini dikenal sebagai 'triad klasik' kanker ginjal, meskipun pada praktiknya hanya muncul pada sebagian kecil pasien," tandasnya.
Karena itu, para ahli mengingatkan pentingnya mewaspadai perubahan kondisi tubuh sekecil apa pun, termasuk perubahan pada urine, sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit serius seperti kanker ginjal.
