Program Safari KB Kota Kediri Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi dan Kesejahteraan Keluarga
Reporter
Eko Arif Setiono
Editor
Yunan Helmy
04 - Feb - 2026, 05:36
JATIMTIMES - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kembali menyelenggarakan Program Safari Keluarga Berencana (KB). Hal itu sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas keluarga di Kota Kediri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSUD Kilisuci,Rabu (4/2/2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr M. Fajri Mubasysyr menyampaikan bahwa Program Safari KB rencananya akan digelar di tiga kecamatan, Untuk Kecamatan Mojoroto, kegiatan dipusatkan di RSUD Kilisuci dengan sasaran sekitar 30 pasangan usia subur.
Baca Juga : Resmi Berubah! Syarat Gaji Orang Tua Daftar KIP Kuliah 2026 Kini Ikut UMP, Bukan Lagi Rp 4 Juta
“Program Safari KB dilaksanakan di tiga kecamatan. Untuk Kecamatan Mojoroto dipusatkan di RSUD Kilisuci dengan sasaran 32 pasangan usia subur. Layanan yang diberikan hari ini meliputi lepas-pasang implan dan lepas-pasang IUD,” ujarnya.
Meski demikian, jumlah peserta yang mengikuti program ini di wilayah Mojoroto tercatat melebihi target yang diharapkan, yakni mencapai 42 orang. Hal ini menunjukkan tingginya peran aktif masyarakat Kota Kediri dalam upaya pengendalian angka kependudukan.
Sementara itu, disebutkan lebih lanjut oleh Fajri, untuk wilayah kecamatan Kota akan dilaksanakan di rumah sakit DKT dan wilayah kecamatan Pesantren, rencananya akan terlaksana di puskesmas Pesantren II.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menjelaskan, Safari KB bertujuan untuk membantu pengendalian angka kelahiran di Kota Kediri sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
“Berdasarkan data pengendalian penduduk, jumlah penduduk di Kota Kediri sudah relatif stabil. Melalui program ini, kami ingin meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang mengalami keterbatasan akses, karena seluruh layanan diberikan secara gratis,” tambahnya.
Untuk menjangkau masyarakat, pendekatan dilakukan melalui peran aktif penyuluh atau kader KB Bangga Kencana yang dekat dengan warga serta dukungan kader di tingkat kelurahan, sehingga informasi dan layanan dapat tersampaikan secara langsung dan merata.
Baca Juga : Sasar 18 Puskesmas, Program PEGAS Turunkan Stunting 26,79% di Gresik dalam Tiga Bulan
Ke depan, DP3AP2KB berharap partisipasi masyarakat dalam Safari KB semakin meningkat sehingga dapat membantu Pemerintah Kota Kediri dalam mengintervensi angka stunting dan mewujudkan keluarga yang sehat serta sejahtera.
Salah satu peserta, Rima (28), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. “Pelayanannya sangat baik, gratis, dan didampingi kader sampai selesai.” tuturnya.
Ia juga berharap program Safari KB dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya dengan mudah, aman, dan tanpa biaya.
