Jelang Lebaran, DPRD Jatim Minta DPU Bina Marga Selesaikan Perbaikan Jalan Lebih Awal

30 - Jan - 2026, 04:15

Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khusnul Arif.

JATIMTIMES - Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khusnul Arif menaruh perhatian serius terhadap kondisi jalan di Jatim. Ia mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga memastikan kondisi jalan dalam keadaan mulus saat masa mudik Lebaran mendatang.

Dalam waktu dekat, DPRD  juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kondisi jalan di Jatim. Sidak itu dilakukan untuk melihat hasil program penyelenggaraan jalan provinsi di tahun 2025 dan proyeksi pekerjaan tahun 2026.

Baca Juga : Review Film Surat untuk Masa Mudaku, Drama Trauma Masa Kecil yang Menghangatkan Hati

"Kita coba sidak lapangan hasil pekerjaan dari 2025 maupun perencanaan program yang akan dilakukan pada tahun 2026, dan tentunya masalah proses kesiapan mudik Lebaran itu," ungkap Khusnul Arif, Jumat (30/1/2026).

Pada tahun 2026 ini, DPU Bina Marga mengalokasikan anggaran penyelenggaraan jalan provinsi sebesar Rp 394,66 miliar. Angka tersebut setara dengan 69,07 persen dari total anggaran DPU Bina Marga 2026.

Mayoritas alokasi program penyelenggaraan jalan diperuntukkan bagi pemeliharaan jalan dan jembatan, yakni mencapai Rp191,9 miliar. Pemeliharaan tersebut meliputi pemeliharaan rutin jalan, pemeliharaan rutin jembatan, pemeliharaan berkala jalan, dan rekonstruksi jalan.

Khusnul Arif menekankan agar program-program pemeliharaan jalan dan jembatan, khususnya yang bersifat rutin dan berkala, harus tuntas sebelum masa mudik Lebaran. Penekanan itu juga sudah pernah jadi perhatiannya pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 lalu.

"Kami kawal bahwa seluruh perbaikan termasuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya berkala itu harus selesai sebelum Natal. Alhamdulillah pekerjaan itu bisa selesai sebelum Natal, khususnya jalan-jalan yang memang dilalui oleh masyarakat umum, jalan-jalan provinsi yang kemudian di situ ada potensi arus lalu lintasnya cukup tinggi," paparnya.

"Pun demikian nanti kami akan dorong dan meminta DPU Bina Marga untuk memastikan ketika memang ada pekerjaan perbaikan, ya perlu dipastikan arus lalu lintasnya supaya bisa lancar, jangan sampai terganggu. Jadi pekerjaan-pekerjaan itu dipercepat khususnya pekerjaan yang dalam waktu dekat ini," lanjutnya.

Tak hanya menaruh perhatian pada kondisi jalan provinsi, politisi Partai Nasdem itu juga menyoroti kondisi jalan nasional non-tol. Meski jalan nasional menjadi wewenang Pemerintah Pusat, namun DPRD Jatim tetap aktif menyampaikan perkembangan terkini.

Baca Juga : Ful Beton Jadi Pilihan DPUPRPKP Kota Malang, Jalan Kembar Pasar Gadang Siap Dibangun usai Lebaran

Ia mengaku kerap berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait kondisi jalan nasional. Terlebih, jalan nasional di Jatim juga pasti akan dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak mudik Lebaran nantinya.

"Bicara terkait perbaikan jalan nasional, kami bisanya meneruskan aduan dari masyarakat, masukan dari masyarakat, usulan dari masyarakat bahwa ada beberapa titik spot jalur nasional ini yang memang perlu perbaikan, perlu maintenance," tandasnya. 

Khusnul Arif menekankan, kondisi jalan berkaitan dengan aspek keselamatan pengguna jalan. Apalagi, jalan nasional juga akan menjadi akses utama bagi kendaraan roda dua yang tidak mungkin bisa melintas di jalan tol ketika mudik.

Ia pun mendorong agar Pemprov Jatim turut melakukan mitigasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Bahwa ketika itu jalan nasional, kami akan terus berkoordinasi dan mendorong perwakilan dari pemerintahan pusat yang ada di Jawa Timur ini juga sigap,juga bisa turun ke lapangan," paparnya.

"Intinya ketika ada respon atau masukan dari masyarakat bahwa jalan ini perlu perbaikan, harapan saya adalah pemerintah pusat terbuka untuk segera memperbaiki sebelum ada hal yang tidak diinginkan itu terjadi," pungkasnya.