Disebut Langka, Pertamina Sarankan Masyarakat Beli LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi

Reporter

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

22 - Jun - 2023, 02:25

Pertamina Malang melakukan sidak di beberapa pangkalan resmi Gas LPG 3 Kg.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pertamina menyarankan masyarakat untuk bisa membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi terdaftar Pertamina. Hal tersebut sebagai tindak lanjut atas kabar langkanya LPG bersubsidi itu di pasaran yang terjadi di beberapa titik.

Sementara itu, menurut Area Manager Com, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi ujung pendistribusian LPG subsidi 3 kilogram dari Pertamina hanya sampai pada pedagang level pangkalan.

Baca Juga : Kejagung Periksa Pegawai PT Basis Utama Prima, Ada Tersangka Baru?

Sedangkan kelangkaan selama ini, diketahui terjadi di level pengecer atau pedagang yang tidak terdaftar sebagai pangkalan resmi. 
Dan menurutnya, pengawasan dan penertiban penjual LPG di level pengecer dan toko kelontong audah diluar wewenang Pertamina.

"Jadi masyarakat tidak perlu resah, cara paling gampang adalah membeli di pangkalan resmi Pertamina atau SPBU terdekat agar mendapatkan stok dengan harga sesuai HET sebesar Rp 16 ribu yang ditetapkan Gubernur Jatim," ujar Ahad, Rabu (21/6/2023).

Sementara itu pantauan di lokasi, kabar kelangkaan LPG 3 Kg terjadi sejak dua pekan terakhir. Dimana dengan kelangkaan tersebut, membuat harga LPG 3 Kg didapat di atas HET sebesar Rp 16 ribu.

"Pangkalan ini berfungsi melayani konsumen pada tingkat akhir yaitu pengguna secara langsung. Analogi pangkalan dan pengecer adalah seperti SPBU dan penjual bensin eceran," terang Ahad.

Sedangkan berdasarkan data yang dihimpun, kuota LPG 3 Kg di Jatim telah mencapai 39.931 pangkalan. Sedangkan di Malang Raya ada 2.933 pangkalan. Dan saat ini, stok LPG di Jatim dalam keadaan aman yakni sebesar 24.377 metrik ton dengan konsumsi harian mencapai 4.673 metrik ton.

"Kami menyayangkan masih banyak warga yang mengeluh di level pengecer tidak ada dan enggan ke pangkalan dengan alasan jaraknya jauh. Padahal di desa/kelurahan terdapat pangkalan resmi dengan harga HET," jelas Ahad.

Baca Juga : Tok! Jokowi Resmi Cabut Status Pandemi Covid-19 RI

Di sisi lain, sampai saat ini distribusi LPG 3 kg di pangkalan resmi Kota Malang juga terbilang lancar. Bahkan dari beberapa kali sidak yang dilakukan, didapati tidak ada kelangkaan yang terjadi.

Untuk itu, Sales Area Manager Pertamina Fuel Malang Ahmad Ubaidillah mengimbau kepada pihak pangkalan resmi untuk tidak melayani pembelian dari para pengecer. Dan mengutamakan pembelian oleh warga untuk kebutuhan rumah tangga.

"Kan banyak itu yang membawa obrok (tempat membawa barang yang dipasang di bagian belakang motor). Itu kan pengecer, kita juga tidak tahu. Makanya kami juga akan sampaikan ke kelurahan juga," ujar Ubaid.