Kawasan Sendratari Kota Batu Tampil Indah, Ingin Jadi Ikon Wisata Baru

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

15 - Jan - 2021, 06:18

Rumput hijau mewarnai Sendratari Sisir Arjuna Wiwaha Kota Batu.

Dinas Pariwisata Kota Batu  benar-benar  berupaya dan konsisten membuat penampilan kawasan Sendratari Sisir Arjuna Wiwaha Kota Batu di Jalan Sultan Hasan Halim terlihat lebih menarik dan bersih. Hal tersebut sudah mulai terwujud kini.

Terlihat kawasan sendratari, yang sebelumnya tampak gersang dan banyak rumput tumbuh liar, kini tampil segar di mata. Kawasan itu sekarang sudah ditumbuhi  rumput hijau.

Baca Juga : Hadiri Pameran Art In Pandemi, Kadispar Kota Batu Akan Bangun Pusat Kesenian Seluas 3,5 Hektar

Rumput hijau itu ditanami di area panggung dan sekeliling tenpat duduk di kawasan sendratari tersebut. Tampak rumput itu tumbuh dengan subur karena ditanam saat musim penghujan ini. Panorama makin indah ditambah pemandangan Gunung Arjuno yang tampak jelas.

Pembenahan itu dilakukan Dinas Pariwisata karena Sendratari Sisir Arjuna Wiwaha diproyeksikan menjadi salah satu ikon destinasi wisata baru di Kota Batu. Sendratari Sisir Arjuna Wiwaha berguna sebagai sarana dan prasarana bagi seniman Kota Batu untuk menampilkan karya dan atraksinya sehingga bisa dinikmati para wisatawan.

Selain dilengkapi dengan toilet, ruang VIP, dan sebagainya, kawasan sendratari dilengkapi dengan lighting, sound system, hingga manajemen pengelola khusus. Lalu juga secara khusus ada yang merawat setiap hari di sana.

“Ketika ada paket wisata, study tour, gathering, kami menawarkan dan memfasilitasi salah satu paket menonton kesenian di kota Batu ditampilkan di dendratari,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq.

Dilengkapinya sarana dan prasarana yang ada di sendratari itu untuk memfasilitasi pelaku seni di Kota Batu. Tentunya agar roda perekonomian pelaku seni di Kota Batu bisa kembali berputar.

Baca Juga : Selamat, ini Nama-Nama Akun Pemenang Tsunami 1.260 Kabupaten Malang

“Namun juga dengan mematuhi peraturan yang berlaku dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang,” ungkap Arief.