Mini Block Office Berkonsep Kolonial, Tak Pudarkan Estetika Heritage Balaikota Malang

30 - Dec - 2020, 10:28

Potret bangunan Gedung Mini Block Office. (Ahmad Amin/MalangTIMES).

Salah satu mega proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, yakni bangunan Mini Block Office tampak berdiri dengan megah khas bangunan bersejarah nan epik.

Menariknya, bangunan yang diperuntukkan bagi beberapa instansi Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkot Malang, di antaranya Satpol PP Kota Malang, Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Kota Malang, BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Kota Malang, dan Kesekretariatan itu memiliki khas konsep era kolonial Belanda.

Baca Juga : Upayakan Keberadaan RS Lapangan Covid-19, Pemkab Malang Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Ketika mengunjungi area ini, tampak bangunan khas warna putih dengan tinggi empat lantai dengan dua masa bangunan. Hal yang menjadikan bangunan ini nampak era kolonial, terlihat di bagian jendela yang ditata sedemikian rupa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Hadi Santoso, mengungkapkan, konsep bangunan dibuat selayaknya era kolonial tersebut tetap diiringi dengan khas modernitas. Namun, tanpa mengurangi sisi bangunan khas bersejarah.

Seperti, bagian pintu didesain berkaca, kemudian di dalam gedung juga dilengkapi lift untuk mempermudah akses baik bagi petugas pelayanan publik maupun nantinya masyarakat yang akan datang.

"Ini ya berkonsep bangunan kolonial, termasuk model jendela. Cuma pintunya ini ndak, kita buat untuk pintu ini lebih efisien, bisa dimanfaatkan masyarakat lebih mudah," jelasnya, saat ditemui di sela giatnya, Rabu (30/12/2020).

Pria yang akrab disapa Sony ini menambahkan, konsep kolonial untuk pembangunan Mini Block Office yang menelan anggaran senilai Rp 45 miliar tersebut, juga disesuaikan dengan bangunan Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang.

Yang mana, kedua bangunan tersebut juga masuk dalam kategori bangunan bersejarah dengan konsep khas kolonial.

Baca Juga : Heboh Momen "Reuni" Sandiaga Uno, Erick Thohir dan M Lutfi, Ini yang Mereka Bahas

"Kolonial ini, kami menyesuaikan hasil arsitekturalnya bangunan di depannya (Gedung Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang). Biar serasi aja, sama persis enggak. Karena ini juga ada lift-nya," imbuhnya.

Dengan berdirinya Gedung Bersama tersebut, kata Sony diharapkan mampu menunjang kemudahan dalam proses kegiatan bagi instansi PD Pemkot Malang. Pun juga, mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Ya mudah-mudahan ini semakin bermanfaat untuk melayani masyarakat," pungkasnya.

Sebagai informasi, Mini Block Office yang berlokasi di belakang gedung Balai Kota Malang ini menjadi salah satu dari tiga Mega Proyek Pemkot Malang yang diresmikan hari ini (Rabu, 30/12/2020) secara langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Yaitu bersama proyek Jembatan Kedungkandang dan Islamic Center.