Patung Suro dan Boyo 42 Meter Kado Hari Jadi Surabaya

Editor

Yunan Helmy

21 - Mar - 2019, 09:44

Patung Suro dan Boyo yang sedang dalam proses pengerjaan.

 Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan bahwa Patung Suro dan Boyo di Taman Suroboyo selesai pada  Mei ini. Patumg terbesar se-Surabaya itu ditargetkan selesai tepatnya pada Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS).

Wali Kota Risma menjelaskan, pembangunan Patung Suro dan Boyo ini adalah bagian dari mimpinya. Patung Suro dan Boyo ini juga menjadi ikon terbesar dibanding patung yang ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Skate Park Jalan Gubeng Surabaya.

“Ini adalah bagian dari mimpi saya. Saya juga membayangkan ketika ada di tengah laut, maka Surabaya dapat terlihat dari ikon patung ini. Selain itu, bisa dibilang patung ini adalah neneknya karena setinggi 42 meter. Kalau mamanya ada di Skate Park. Anaknya ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS),” tutur Wali Kota Risma saat di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya Ery Cahyadi juga memastikan bahwa Taman Suroboyo beserta Patung Suro dan Boyo ditargetkan rampung  Mei karena itu akan menjadi hadiah manis bagi Hari Jadi Kota Surabaya.  “Sebenernya untuk patungnya sendiri, bulan ini atau awal bulan sudah bisa selesai. Tapi di bawahnya kan ada tambahannya dan tamannya, sehingga pengerjaan maksimal kami targetkan Mei,” kata dia.

Selain itu, Ery menambahkan bahwa di kawasan itu nanti akan dibangun semacam jembatan yang menghubungkan antara sentra kuliner SIB lantai dua dengan Patung Suro dan Boyo tersebut. Jembatan itu nanti akan dibangun seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), tapi bentuk dan desainnya berbeda. 

“Secara konsep sudah jadi dan langsung dikerjakan tahun ini. Secara anggaran ikut tahun ini. Jadi, mudah-mudahan selesai pada akhir tahun. Dilihat aja nanti,” ujarnya.

Ery juga menambahkan, selain melakukan pembangunan infrastruktur, Pemkot Surabaya juga akan merenovasi beberapa bagian bangunan Sentra Ikan Bulak (SIB), termasuk toilet dan beberapa bagian lainnya. Bahkan, pemkot juga berencana menggalakkan berbagai pelatihan untuk para pedagang yang menempati SIB.

“Nanti SIB akan diperbaiki, dari kamar mandi, tempat jualan. Kemudian kita adakan pelatihan terkait manajemen jual beli, dandanan yang jualan, cita rasa, sehingga SIB itu memiliki daya tarik bagi pengunjung,” pungkasnya.