Ini Alasan Kuat Mengapa Bersih Desa Sumbergondo Digelar Setiap Bulan Rajab
Reporter
Irsya Richa
Editor
Heryanto
16 - Mar - 2019, 11:44
Setiap desa atau kelurahan di Kota Batu punya hajat bersih desa atau selamatan desa untuk merayakan hari berdirinya desa tersebut dengan aneka suguhan budaya yang khas.
Salah satunya adalah Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.
Desa ini selalu menggelar acara selamatan desa yang dikemas dalam acara bersih desa setiap bulan rajab.
Sabtu (16/3/2019), acara bersih desa itu digelar dengan karnaval budaya.
Mulai dari Reog Ponorogo, jatilan, kuda lumping, hingga sanduk, dan kebudayaan lain khas setempat.
Sebagian peserta memerkan baju khas nusantara dari beberapa pelosok penjuru negeri di Indonesia.
Ada juga yang menampilkan kostum bunga-bunga dalam bentuk yang besar.
Totalnya yang mengikuti karnaval itu ada ratusan warga RW 03.
Sisanya dari kurang lebih lima ribu warga yang Desa Sumbergondo menyaksikan tontonan yang sudah ditunggu-tunggu tersebut.
Tidak heran jika banyak dari mereka yang tidak ingin meninggalkan swafoto bersama peserta karnaval.
Sebab karya-karya yang digunakan memang tidak tanggung-tanggung alias mewah.
Karnaval ini mengambil tema kebudayaan. Tujuannya agar kebudayaan di masyarakat Desa Sumbergondo tidak luntur. Juga untuk melestarikan kebudayaan yang ada.
Kepala Desa Nuryuwono mengatakan, bersih desa itu digelar setiap satu tahun sekali. Digelar saat bulan rajab pada penanggalan jawa senin kliwon.
“Setiap tahun di bulan rajab itu kita menggelar hal rutin. Seperti tahun ini mulai dari kerja bakti ditiap lingkungan Desa Sumbergondo,” ujar Nuryuwono.
Lalu ada juga kegiatan membawa Al-Quran yang dilakukan secara serentak di musala dan masjid di penjuru Desa Sumbergondo di malam hari.
“Dengan bersama-sama serentak baca Al-Quran ini agar masyarakat di sini (Desa Sumbergondo) aman dan sejahtera,” ujarnya kepada MalangTIMES.
Selain itu sebelumnya juga dilakukan pemasangan sesaji di setiap sudut desa agar masyarakat dan desa di sana aman. “Juga sebagai rasa syukur kami sebagai warga sini,” tambah kades dua periode ini.
Sementara itu Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, bersih desa itu menjadi ajang promosi kearifan lokal di Kota Batu.
Termasuk juga sebagai upaya melestarikan budaya di masing-masing di desa atau kelurahan.
“Dengan adanya selamatan desa ini diharapkan bisa mengemas sesuatu hal menarik agar wisatawan berbondong-bondong ke desa itu,” harap Imam.
Selamatan atau bersih Desa Sumbergondo, masih satu rangkaian yang kegiatan yang ada di Kota Batu.
Bagi Anda yang penasaran ada apa saja even yang ada di Kota Batu tenang.
Sebab saat ini Kota Batu memiliki kalender event, dengan aneka agenda kegiatan yang tentu akan menarik.
“Kalender event di Kota Batu tahun 2019 ini ada 44 event. Mulai dari event kebudayaan hingga yang modern,” jelasnya.
Berikut kalender event Kota Batu tahun 2019 ini, antara lain pada bulan Maret ada event Night Drone Contest, Plastic Free.
Lalu bulan April ada Festival Olahraga Tradisional dan dan Festival Brantas.
Bulan Mei ada Festival Budaya Religi, Lomba Patrol, Lomba Hias Kampung, dan Pasar Murah Ramadan.
Di bulan Juni ada Kampung Cantik, Panahan Tradisional, Koi Show, dan Gebyar Ketupat.
Lalu bulan Juli ada Among Tani Arts Festival dan Batu Video & Photographic Tourism Competition.
Bulan Agustus ada Folk Music Festival di Balai Kota Among Tani, Jazz Festival, dan Festival Beji.
Bulan September ada Pameran & Gebyar Kuliner se Kota Batu, Festival Kampung Tani, Festival Jenang Suro, Festival Serabi Suro, Marching Band, dan Auto Fest.
Kemudian di bulan Oktober, ada Batu Smart Tourism, Batu Rally Wisata, Sepeda Rakyat, Festival Sego Empog, Shining Orchid Week, Pekan Florikultura, Cat Show, Festival Budaya, Musisi Bhakti Kotaku, Kids Big Shot, Festival Sumberbrantas, Bavarian Show, dan Batu Street Food Festival.
Lainnya di bulan November ada Festival Ternak, Prototype, Colour Fun, dan Hari Angklung. Kemudian pada akhir tahun bulan Desember ditutup dengan Sunday Morning.
