MALANGTIMES - Penanaman bawang putih di Kecamatan Bumiaji sedang digencarkan oleh Pemkot Batu. Target ke depan di sana bisa ditanami bawang putih seluas 200 hektar.

Dari lahan seluas 200 hektar itu akan ditanami di Desa Sumbergondo, Desa Sumberbrantas, Desa Tulungrejo, dan Desa Bumiaji. “Ini merupakan target kami, agar Kota Batu memiliki kembali komoditas yang telah punah,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Kota Batu, Hendry Suseno kepada batutimes.com.

Untuk saat ini bawang putih itu masih ditanam di lahan seluas 50 hektar. Saat sedang menunggu untuk segera dipanen. “Sekarang memang masih 50 hektar lahan. Berarti masih ada kekurangan 150 hektar, dan masih dalam proses untuk mencapai target itu,” imbuhnya.

Ia menambahkan untuk bisa mensukseskan target itu bukan pekara mudah. Sebab untuk memulai kembali menanam bawang putih itu perlu pemahaman kepada petani.

Sebab banyak diantara petani itu yang masih trauma menanam bawang putih. Ya banyak dari mereka pernah mengalami masa krisis hingga gulung tikar gara-gara bawang putih.

Menurutnya Kota Batu ini penghasil bawang putih yang memiliki kualitas bagus. Karena itu perlu diangkat kembali, hal ini juga upaya untuk membantu masyarakat di Kota Batu. Agar harga bawang putih itu tetap stabil.

Diketahui pada tahun 1980 an Kota Batu merupakan daerah penghasil Bawang Putih. Tetapi sejak ada impor bawang putih di tahun 1990 an, petani pun mulai gulung tikar. “Para petani ini masih ada rasa trauma. Takut kalau panen mereka kalah bersaing. Makanya dari kami memberikan pemahaman, serta kami juga mendukung dari segi Sarana dan Prasarana," tutupnya.