Baskoro, Founder Climate Change Frontier (CCF) saat membantu seorang nenek menyeberang jalan (foto :Istimewa)
Baskoro, Founder Climate Change Frontier (CCF) saat membantu seorang nenek menyeberang jalan (foto :Istimewa)

Saat ini kita sudah memasuki tahun 2021. Malam pergantian tahun diwarnai dengan pemberlakuan jam malam yang disertai dengan penyekatan jalan dibeberapa daerah. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam mencegah kerumunan di malam tahun baru. Beberapa destinasi wisata juga ditutup sementara di beberapa tempat. 

Jika kita flash back ke belakang, tahun 2020 merupakan tahun terberat yang kita hadapi selama ini. Apa yang terjadi di tahun kemarin sungguh diluar dugaan kita semua. Pandemi Covid 19 telah memberikan imbas buruk yang meluas seperti banyak usaha yang gulung tikar, PHK dimana-mana, meruginya sektor pariwisata, banyak orang sulit untuk mencari nafkah, dan anak-anak kita pun sampai hari ini masih belum bisa bersekolah. 

Tim CCF saat melakukan bakti sosial bagi-bagi masker (foto : Istimewa)

Ditahun 2021, agaknya keadaan tidak akan berubah. Perjuangan kita untuk bertahan hidup masih akan berlanjut. Kita pun masih tidak mengetahui kapan Pandemi Covid 19 akan berakhir. Jumlah mereka yang terpapar Virus Corona masih belum menunjukkan angka akan menurun. Bahkan bulan Desember 2020 banyak daerah yang secara tiba-tiba berubah menjadi Zona Merah.

Baca Juga : Fisibilitas Penyelenggaraan PKL SMK di Masa Pandemi

 

Terlepas dari apapun pendapat kita terkait Pandemi Covid 19, ada 4 hal yang harus kita fahami bersama :

  1. Pandemi ini telah merubah kehidupan kita. Kita telah merasakan bagaimana imbas dari Pandemi ini.
  2. Kita belum mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir.
  3. Pemerintah Indonesia telah mendatangkan vaksin 1,2 Juta. Namun jika kita dibandingkan dengan jumlah Rakyat Indonesia, maka akan butuh waktu lama untuk dapat didistribusikan secara merata ke seluruh Wilayah Indonesia.Dan mereka yang telah di vaksinasi tidak kemudian kebal untuk terpapar kembali.
  4. Obat yang secara spesifik untuk menyembuhkan covid 19 masih belum ada

Salah satu cara dalam memutus rantai penyebaran Covid 19 adalah dengan mengikuti Protokol Kesehatan. Kita harus membangun disiplin diri dan keluarga serta menyampaikan hal ini kepada mereka yang ada disekitar kita. Protokol kesehatan bukan sesuatu yang baru dan sebenarnya memuat kebiasaan kita sehari-hari. 

Founder CCF, Baskoro (dua dari kanan) bersama tim CCF melakukan aksi sosial bagi-bagi masker (Foto : Istimewa)

3M yaitu 

Memakai Masker, sebelum pandemi sebagian dari kita telah membiasakan diri memakai masker jika berada diluar rumah. Tentunya dengan beragam tujuan, seperti menghindari teriknya cahaya matahari dan polusi udara.

Mencuci Tangan, ini merupakan kebiasaan kita sehari-hari. Bahkan merupakan bagian dari nasehat orang tua kita agar kita rajin cuci tangan setelah melakukan aktifitas.

Baca Juga : Aksi Kekerasan Di Kalangan Pelajar Kian Memprihatinkan

 

Menjaga Jarak, siapa yang tidak risih jika harus berdekatan apalagi berbicara terlalu dekat dengan orang lain.

Mari kita jadikan tahun 2021 sebuah momentum bagi kita semua untuk lebih mendisiplinkan diri dalam Melakukan Kebiasaan Baik. Perjuangan kita masih terus berlanjut.