POTENSI BISNIS US$ 1,197,2 MILIAR DARI BISNIS & PERALATAN KESEHATAN DI INDONESIA

Sampai kapanpun, potensi bisnis di sektor kesehatan memang  tidak akan pernah habis. Hal ini wajar terjadi mengingat selama manusia hidup sudah pasti masalah kesehatan dan menjaga kesehatan adalah 2 hal yang selalu akan di butuhkan oleh manusia. Sehingga bisnis apapun yang terkait dengan masalah kesehatan sudah  pasti akan menjadi satu bisnis yang menarik.

 

Menariknya kondisi bisnis kesehatan yang ada di Indonesia, memang bukan sekedar isapan jempol semata. Hal itu bisa di lihat dari tren perkembangan bisnis kesehatan yang selalu menarik untuk kita  bahas. Sehingga wajar jika pada akhirnya bisnis kesehatan ini menjadi salah satu bisnis yang memiliki potensi cukup baik di Indonesia.

Hal itu bisa dilihat dari besarnya potensi bisnis peralatan kesehatan dalam 2 tahun terakhir.  Dimana pada tahun 2018 besarnya baru sekitar US$747,3 juta. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya kesehatan pribadi, maka di tahun 2019 ini potensinya meningehkat cukup signifikan menjadi US$ 1.197,2 miliar.

Peningkatan yang cukup signifikan tersebut memang di dasarkan pada dua hal : (1) Terjadinya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia (2) Perlunya customer diberikan fasilitas terbaik menyangkut pelayanan kesehatan yang mereka ingin dapatkan.  Hal itu bisa dilihat dari beberapa kondisi yang memang menjadi sebuah kebutuhan seperti : tes diagnostik, peralatan dan tentunya persediaan  untuk aktivitas operasi yang lebih  baik dari apa yang saat ini sudah ada di beberapa rumah sakit tersebut.

Kondisi  tersebut makin di perkuat dengan adanya publikasi dari hasil analisis yang dibuat oleh KPMG. Di mana dalam analisis-nya, perusahaan konsultan  kelas dunia tersebut memprediksi  bahwa masa depan industri perangkat medis, perusahaan  peralatan medis yang ada di Indonesia akan tumbuh dari adanya beberapa terobosan inovasi-inovasi  yang bersifat pasti.  Terobosan tersebut dalam analisis yang di lakukan oleh KPMG berasal dari kemitraan dan kolaborasi perusahaan di banding perusahaan yang bersangkutan melakukan  program tersendiri.

Ini menunjukkan bahwa sinergi dan kolaborasi dalam sebuah bisnis memang menjadi satu  keharusan. Terbukti dalam industri kesehatan-pun tren yang terjadi ke depan adalah mereka mencoba untuk berkolaborasi diantara perusahaan yang ada. Sehingga kekuatan yang tercipta adalah berasal dari beberapa kekuatan  yang selama ini telah ada.

Melihat betapa besarnya potensi bisnis yang bisa di kembangkan dari sebuah bisnis di sektor kesehatan itulah yang pada akhirnya Indonesia pada tahun 2019 ini menyelenggarakan satu event dalam industri kesehatan bertaraf international. Dengan mengusung tema  CMEF Indonesia 2019, event yang berlangsung di Jakarta ini diikuti oleh 300 peralatan dan solusi baru untuk Indonesia semakin baik. Secara jelas kita bisa melihat bahwa dengan ke hadirkan peserta standar dengan komposisi 55% berasal dari peralatan elektromedis/teknologi medis, 28% peralatan manufaktur dan teknologi OEM hingga 22% berasal dari peralatan rehabilitasi

 

# 3  PARAMETER PENTING DALAM  INDUSTRI KESEHATAN DI INDONESIA

Dari apa yang telah kita sampaikan diatas, pada akhirnya memang kita melihat bahwa saat ini bisnis kesehatan memang banyak di minati oleh pelaku bisnis  yang ada di Indonesia.  Hanya yang membedakan saat ini adalah mereka terkesan senang melakukan kolaborasi bisnis dibanding harus berjuang sendiri-sendiri.

 

Melihat  besarnya potensi yang ada dalam industri kesehatan. Memang bukan mustahil jika pada akhirnya hal ini menjadi trigger untuk para pelaku bisnis bermain di sektor industri tersebut. Terlepas dalam segi mana yang mereka ambil, pada dasarnya masalah kesehatan akan selalu menjadi potensi bisnis yang cukup menarik dan potensial.

 

Dari ketiga komponen bisnis itulah yang pada akhirnya agar bisnis kesehatan yang di jalankan bisa menjadi berkembang seperti  yang di harapkan.  Maka sejatinya ada  3 komponen dasar  yang perlu menjadi perhatian seperti : (1) Layanan yang tersedia. Terkait dengan bentuk dan model  layanan yang bisa di sediakan  untuk sebuah bisnis kesehatan. Biasanya konsepnya adalah seperti jenis pelayanan kesehatan customer dengan rawat jalan, konsep one day care, serta konsep layanan rawat inap. Ketiga model layanan  ini di manapun konsep bisnis klinik kesehatan sudah jadi satu hal yang umum  dilakukan. (2) Prospek besar layanan kesehatan. Bisnis  layanan kesehatan adalah sebuah bisnis yang tidak akan  pernah habis dimakan oleh waktu. Dimana hal itu didasarkan pada satu kondisi bahwa selama manusia hidup, maka mekanisme layanan kesehatan akan selalu menjadi kebutuhan tiap manusia. (3) Perlunya Pengetahuan. Setiap bisnis di jalankan ada baiknya jika di dasarkan pada satu kondisi bahwa pelaku bisnis yang bersangkutan  mengetahui dan memahami karakter bisnis dan kebutuhan yang ingin di penuhi bagi customer.

 

Dari ketiga hal yang telah di jelaskan diatas,  ke semua hal itu didasarkan pada satu kondisi bahwa customer menjadi salah satu komponen yang penting dalam menjalankan ketiga komponen sistem diatas. Dimana ketika kita fokus pada customer sejatinya ada satu aplikasi yang mungkin bisa di maksimalkan oleh pelaku bisnis dalam sektor klinik kesehatan yaitu aplikasi CRM ( customer relationship management).

 

Handri Kosada, CEO Barantum menjelaskan kenapa CRM menjadi salah satu aplikasi yang bisa meningkatkan potensi customer untuk bisnis di sektor klinik kesehatan. Karena crm (www.barantum.com) sebagai sebuah tools bisa memaksimalkan potensi customer yang cukup beragam. Dari situ pelaku bisnis dalam mengelompokkan database customer tersebut sesuai dengan model dan tipe layanan yang bisa di berikan oleh klinik kesehatan tersebut. Sehingga dengan  pelaku bisnis sudah mendapatkan potensial data base yang bersumber dari customer. Maka strategi marketing dan promosi yang akan di jalankan oleh pelaku bisnis yang bersangkutan akan menjadi  lebih mudah.

 

Itulah kondisi terkini yang terjadi pada bisnis di sektor kesehatan yang ada di  Indonesia. Besarnya pasar yang bisa dilayani oleh jenis bisnis klinik kesehatan ini memang kesemuanya bersumber dari satu kondisi bahwa saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Dimana masalah kesehatan akan selalu menjadi perhatian semua orang agar kualitas  hidup manusianya menjadi lebih baik. (achmad s)

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan MalangTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Top