MALANGTIMES - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 di Kota Batu bertambah satu orang. Dengan demikian,  jumlah PDP menjadi tiga orang hingga Minggu (5/4/2020).

Namun, dari  tiga orang itu, satu orang sudah selesai pengawasannya. “Satu orang sudah sembuh dan dibolehkan pulang. Sedangkan untuk yang 2 orang saat ini masih dirawat di rumah sakit rujukan yakni Karsa Husada dan kondisinya stabil,” ucap kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu M. Chori.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Ia menjelaskan, satu orang pasien selesai dalam pengawasan itu artinya gejala penyakit yang dialami  sudah hilang. Sehingga pasien itu sudah dibolehkan pulang, namun tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. 

Sedangkan bertambahnya PDP itu lantaran terdapat pasien baru dengan gejala pneumonia. Namun, untuk antisipasi dan berjaga-jaga sambil melihat perkembangannya, pasien tersebut dirawat  di rumah sakit. 

“Dan Kebetulan yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah masuk kategori zona merah dan atau tidak pernah kontak dengan yang konfirm,” tambah Chori.

Sementara, dari data Dinas Kesehatan Kota Batu, jumlah ODR (orang dengan risiko) hingga saat ini mencapai 802 orang. Rinciannya,  400 orang sedang dipantau dan 402 selesai pemantauannya.

Kemudian orang tanpa gejala (OTG) dan masih dalam pemantauan sebanyak 24 orang. Sedangkan ODP (orang dalam pengawasan) saat ini tercatat ada 99 orang dengan rincian 61 orang masih dipantau dan 38 orang sudah selesai dipantau.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

“Sedangkan yang positif masih tetap satu. Kondisinya stabil sambil menunggu hasil swab kedua,” terang Chori. 

Dari data tersebut, terlihat ada kenaikan. Sebab, pada Sabtu (4/4/2020) jumlah ODR ada 789 orang, 23 orang OTG, 97 orang ODP, 2 orang PDP, dan 1 orang positif.