Korban yang mendapatkan pertolongan dari PMI dan RJt usai kecelakaan (Ist)
Korban yang mendapatkan pertolongan dari PMI dan RJt usai kecelakaan (Ist)

MALANGTIMES - Selasa malam (31/3/2020) terjadi kejadian tabrak lari di depan Gedung DPRD Kota Malang. Kecelakaan tersebut terjadi antara sebuah mobil Fortuner Hitam bernomor polisi N 1099 KP dengan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang laki-laki diketahui bernama Miskono.

Kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.02 wib. Terjadinya tabrak lari tersebut, bahkan sempat viral beredar di grup-grup WhatsApp, seperti Forum JTN, Berita Malang Raya, dan Forum Kreatif Malang Raya. Informasi yang beredar perihal tabrak lari tersebut dikirim oleh seseorang yang berinisial WES.  

Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang

Selain di WhatsApp, kejadian tersebut juga sempat terposting di media sosial Facebook. Di media sosial Facebook, pemosting dari informasi yang didapat diketahui dengan akun bernama De Joen.

Dalam informasi yang beredar, mobil yang terlibat kecelakaan tersebut merupakan mobil berplat merah alias mobil milik Pemda setempat. Dari abjad belakang plat nomor mobil diketahui jika KP merupakan mobil pemerintahan milik Pemkot Batu.

"Tolong dibantu melacak. Mobil Fortuner warna hitam dengan Plat Nomer N 1099 KP. Telah terjadi tabrak lari di Depan Gedung DPRD Kota Malang. Barusan Terjadi," tulis pesan yang tersebar di grup WhatsApp.

Di media sosial Facebook, postingan yang sempat menjadi bahan pembicaraan dan potongan gambarnya beredar luas tersebut berisi "Mhn ijin melaporkan Laka Lantas , 31 Maret 2020 jam 22.02 Wib. Mohon dibantu melacak. Mobil Fortuner warna hitam dengan PLAT MERAH Nomer N 1099 KP = Plat Mobil Dinas Batu. TKP Tabrak lari di Depan Gedung DPRD Kota Malang. Data Korban Terlampir (SIM C) Korban mendapat perawatan. Kronologi menurut sumber dilapangan : Korban memang sengaja ditabrak. Maksud & tujuannya belum diketahui secara rinci".

Sementara itu, dalam postingan di Facebook, De Joen juga memposting identitas SIM dari Korban yang nampak mengalami luka dengan darah segar mengalir pada kepalanya. Dari data SIM, korban diketahui bernama,  Miskono beralamat di Gadang Kota Malang 5/20 RT O2 RW O4. Tanggal Lahirnya pada O5 /09 /1965, pekerjaan wiraswasta.

Namun ketika ditelusuri lebih lanjut, pada alamat yang tertera, dimana di gang lima a, lima b, maupun lima c, tak satupun warga yang mengenali Miskono. Bahkan warga sekitar lokasi Gadang, menduga alamat yang tertera merupakan alamat yang salah. Sebab, RT 2 dan RW 4 bukanlah pada pada Gadang gang 5, melainkan pada kawasan Gadang gang 21.

Baca Juga : Jika Covid-19 Sampai Menyebar di Korea Utara, Kim Jong Un Beri Ancaman Ini pada Pejabatnya

Mendapat informasi dari warga, penelusuran berlanjut ke kawasan Gadang gang 21. Disana, benar merupakan lokasi RT 2 RW 4. Tapi lagi-lagi, warga setempat juga tidak mengetahui warga atas nama Miskono. Begitupun salah seorang warga sekitar yang merupakan mantan sekretaris RW, juga tidak mengetahui warga atas nama Miskono.

Di lain sisi, WES sendiri ketika dihubungi membenarkan jika mobil yang terlibat insiden kecelakaan tersebut merupakan mobil berplat merah. Namun pihaknya enggan menjelaskan secara detail perihal kronologis kecelakaan.

"Njih Mas. Kejadiannya di depan gedung DPRD Kota Malang. Sudah diselesaikan dengan baik-baik," balasnya ketika dikonfrimasi.