Ilustrasi kuliah online. (Foto: istimewa)
Ilustrasi kuliah online. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan untuk menutup perkuliahan tatap muka untuk semester genap tahun akademik 2019/2020 pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), yakni UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia. Selanjutnya, perkuliahan digelar secara dalam jaringan (daring) atau online.

Hal ini tentu juga berlaku di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg telah mengeluarkan surat edaran tentang Perpanjangan Masa Sterilisasi Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam Rangka Tindakan Antisipasi Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Baca Juga : Ungkapan Mahasiswa Asing UIN Malang yang Terisolasi di Kampus

 

"Menetapkan proses perkuliahan hingga akhir semester genap tahun akademik 2019-2020 sepenuhnya dilakukan dalam jaringan (online)," ujarnya.

Dalam kondisi mendesak, apabila terdapat mahasiswa atau dosen dan pegawai memiliki urusan yang tidak dapat ditunda di kantor, maka diperbolehkan dengan izin atasan langsung dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 UIN Malang atau security kampus. "Serta akan dilakukan skrining suhu tubuh dan bilik kabut anti-virus (KAVi) di gerbang pintu masuk kampus," lanjutnya.

Dengan begitu, ujian tengah semester (UTS), ujian akhir semester (UAS), lroposal, komprehensif, skripsi, tesis, dan disertasi juga dilakukan online.

"Dengan memanfaatkan dan memaksimalkan media online kampus (e-learning) dan/atau media lain yang relevan (efektif-efisien), kecuali kegiatan akademik yang tidak bisa dilaksanakan dan diselesaikan melalui online," papar Haris.

Perlu diketahui, UIN Malang menyediakan fasilitas paket data gratis kuota 30 GB bagi dosen/pegawai/mahasiswa pengguna Indosat untuk mengakses situs-situs kampus seperti siakad, e-learning, dan lain-lain.

Baca Juga : Siswa yang Tak Punya Akses Internet Mulai Senin Belajar Lewat TVRI

 

Kegiatan seremonial yudisium otomatis ditiadakan. Kegiatan wisuda periode II tahun 2020 yang seharusnya akan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2020 ditunda sampai dengan adanya ketentuan lebih lanjut.

"Walaupun wisuda ditunda, ijazah dan transkrip nilai tetap dapat diambil di masing-masing fakultas/pascasarjana pada tanggal 20-30 April 2020," tandasnya.