Wali Kota Bati Dewanti Rumpoko saat meninjau di Kantor Dispendukcapil beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Bati Dewanti Rumpoko saat meninjau di Kantor Dispendukcapil beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Digitalisasi dan penambahan fasilitas kependudukan terus diupayakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu. Rencananya, mereka akan membangun "ATM" khusus administrasi kependudukan (adminduk) yakni Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

Terobosan itu bakal dikerjakan pada tahun anggaran 2020 ini. Tak tanggung-tanggung demi melayani masyarakat dengan maksimal, Dispendukcapil Kota Batu bakal menghadirkan langsung 3 ADM. 

Rencananya, mesin ADM akan diletakkan di masing-masing kecamatan. Yakni di Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo. 

Anggaran yang digelontorkan per unitnya kurang lebih sekitar Rp 180 juta. Dengan demikian 3 unit membutuh sekitar Rp 540 juta. 

Anggaran itu akan diambil dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). “Dan anggaran itu sudah disetujui masuk di PAK,” kata Sekretaris Dispendukcapil Kota Batu Kamim Tohari.

Dihadirkannya ADM ini untuk mempermudah masyarakat mengurus data kependudukan. Bukan itu saja, tetapi juga mendigitalisasi layanan kependudukan.

Lalu apa itu ADM? ADM adalah mesin yang mampu mencetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), akta kelahiran, hingga kartu keluarga dalam hitungan menit.

Kelebihan lainnya, mesin ADM bisa memproses dokumen dalam waktu 90 detik. Hanya saja jika menggunakan mesin ini, masyarakat harus meminta personal identification number (PIN) dari Dispendukcapil Kota Batu. Lalu mendaftarkan nomor telepon seluler (ponsel).

“Kemudian, Dispendukcapil akan memroses permintaan ini dan mengirimkan notifikasi berisi PIN ke nomor ponsel pengguna. PIN yang berupa kode respon cepat (quick response/QR) ini harus ditunjukkan dan dipindai di mesin ADM sebelum mencetak dokumen,” ungkapnya.

Kode QR hanya bisa dipakai sekali. Setelah kode QR diterima oleh mesin, dokumen kependudukan bisa dicetak.

Beragam fasilitas itu terus diupayakan oleh Pemkot Batu agar masyarakat bisa menjangkau lebih mudah. Dengan mudahnya menjangkau fasilitas itu untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya data kependudukan.