Kondisi rumah warga yang rusak setelah diterjang musibah angin kencang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Kondisi rumah warga yang rusak setelah diterjang musibah angin kencang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Musibah angin kencang kembali menerjang belasan rumah di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang setelah sebelumnya 59 rumah di Dusun Jatiarjo, Desa Gunung Jati rusak setelah diterjang angin kencang. Seminggu berselang, giliran belasan rumah warga di Dusun Gasek Kulon, Desa Gading Kembar yang rusak akibat diterjang musibah serupa, Senin (9/12/2019) sore.

”Dari pendataan petugas di lapangan, sementara ini tercatat ada 16 rumah warga yang rusak akibat diterjang musibah angin kencang,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo, Senin (9/12/2019) malam.

Belasan rumah warga yang mengalami kerusakan di bagian atapnya tersebut, terjadi di rumah milik Waris, Muhari, Sukarman, Samsuri, Samali, Rojikin, Wasis Mardianto, Warti, Mat Toyib, Sutomo, Bendi, Srianah, Miskan, Ali Khasan, Heri, dan Wahyudi.

”Musibah angin kencang yang merobohkan belasan rumah warga ini, tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah,” terang pria yang akrab disapa Tomo ini.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum musibah terjadi, di wilayah Kecamatan Jabung sempat diguyur hujan lebat. Tidak lama setelahnya, tepatnya sekitar pukul 15.30 WIB angin kencang berhembus di lokasi kejadian. Dampaknya, 16 rumah di Dusun Gasek Kulon, Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, roboh usai diterjang musibah angin kencang tersebut.

Di sisi lain, petugas gabungan dari PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, Tagana, Polri, TNI, hingga Muspika Kecamatan Jabung diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Sampai saat ini tim gabungan masih melakukan asessment di lokasi kejadian, kabar selanjutnya menyusul. Kami belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terdampak dan total kerugian yang diakibatkan musibah angin kencang tersebut,” tutup Tomo saat dikonfirmasi MalangTIMES.com,  Senin (9/12/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.