Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Akibat konsumsi makanan yang tidak diimbangi dengan olahraga yang teratur, berimbas pada ancaman penyakit diabetes yang dialami warga Kota Batu. Tercatat hingga akhir bulan September tahun 2019 ada 2.552 warga Kota Batu terkena penyakit diabetes.

Jika penyakit ini lebih rentan diidap di usia 50 tahun ke atas, namun lantran pola hidup ada juga yang terserang sejak usia 40-an. “Sekarang ini penyakit diabetes tidak seperti dulu yang banyak diderita orang dengan usai 50 tahun ke atas, usia 40-an sudah terkena,” ungkap Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Terserangnya penyakit diabetes itu lanjut Punjul, lantaran minimnya olahraga juga sering mengonsumsi makanan cepat saji. “Sekarang makanan cepat saji sering dikonsumsi. Lalu kurang olahraga juga, itu faktornya juga,” imbuhnya.

Penyakit diabetes mengancam setiap orangnya. Kota Batu mencatat ada 2.552 penderita diabetes hingga bulan September 2019. Banyaknya penderita diabetes dikarenakan pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan yang buruk dan kurang berolah raga.

Ia pun meminta kepada warga Kota Batu mulai mengubah polah hidup yang sehat. Dengan melakukan rutinitas olahraga rutin meskipun hanya sebentar.

“Olahraga rutin menjadi obat penangkal bagi selaga penyakit, mari mulai merubah pola hidup dengan menyempatkan olahraga meskipun sebentar,” tambah politisi PDIP ini.

Sedang jika di tahun 2019 hingga Sempetember jumlah terserang penyakit diabetes mencapai 2.552 orang, tahun 2018 mencapai 3.058. Ia pun berharap hingga di penghujung tahun ini angka tersebut tidak bertambah.