Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2016). (Foto: ferry/malangtimes)
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2016). (Foto: ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Mengantisipasi puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Februari ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti banjir dan longsor‎.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi kepada MALANGTIMES, Kamis (11/2/2016) siang di ruang kerjanya.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

"Antisipasi puncak musim hujan, kita tingkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan longsor," ujarnya.

Lutfi menyampaikan tiga hal yang menjadi bentuk kewaspadaan, yaitu kesiagaan posko BPBD selama 24 jam, intenstitas komunikasi dengan relawan pegiat peduli bencana, dan mengaktifkan semua posko di tingkat kecamatan.

"Intensitas komunikasi dengan relawan-relawan peduli bencana kami tingkatkan. Untuk posko kecamatan, semua diaktifkan, baik daerah rawan atau tidak," tandasnya. (*)