Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah penyumbang terbesar pendapatan pajak daerah Kota Malang (Foto Istimewa)
Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah penyumbang terbesar pendapatan pajak daerah Kota Malang (Foto Istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang, telah menargetkan perolehan pajak di tahun 2016 ini sebesar Rp 300 miliar. Oleh sebab itu, Dispenda bakal menaikan tujuh target diantara sembilan target pajak. 

Kepala Bidang Pembukuan dan Pengembangan Potensi Dispenda, Tri Oky Rudianto mengatakan, tujuh target pajak tersebut yakni pajak hotel, restoran, hiburan, parkir, penerangan jalan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)  dan BPHTB (Bea perolehan hak atas tanah dan Bangunan). 

"Dua jenis pajak yang menjadi penyumbang paling besar adalah PBB dan BPHTB," kata Oky kepada MALANGTIMES, (4/2/2016). 

Dispenda katanya, tidak menaikkan target dari dua jenis pajak, yakni pajak air tanah dan reklame. Pasalnya, untuk reklame yang berada di bando jalan sudah dilarang. Karena dinilai mengganggu keindahan. 

"Cukup sulit memperoleh wajib pajak baru dari dua jenis pajak tersebut, potensi pajaknya berkurang, maka tidak dinaikkan," ucapnya. 

Selain itu, ia menambahkan setiap pajak yang dibayarkan oleh Wajib Pajak, akan diakumulasikan, dikumpulkan, dan kemudian dikembalikan kepada masyarakat. 

"karena pajak prinsipnya akan dikembalikan kepada masyarakat, dalam berbagai bentuk kegiatan yang membangun,"pungkasnya. (d)