Suasana sarasehan diskusi BlueSky Program di Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Kepanjen, Kamis (4/2/2016).(Foto: Ferry Agusta Satrio/malangtimes)
Suasana sarasehan diskusi BlueSky Program di Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Kepanjen, Kamis (4/2/2016).(Foto: Ferry Agusta Satrio/malangtimes)

MALANGTIMES -  Sejumlah Perguruan Tinggi (PT) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Malang membangun gerakan bersama dengan nama "Blue Sky Program".

Program yang diusungnya adalah mendorong gerakan Perguruan Tinggi mengemban fungsi strategis dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan keberdayaan masyarakat‎.‎‎

Perguruan Tinggi dan LSM yang tergabung dalam "Blue Sky Program" itu diantaranya, Universitas Islam Raden Rahmat (Unira), Universitas Katolik Widya Karya, FISIP Universitas Brawijaya Malang, Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK), dan Sinergi Indonesia.

Untuk Sinergi Indonesia, diwakili oleh Dewi Hutabarat. Dalam acara tersebut ia menyampaikan, bahwa PT sebagai 'pemain kunci' dalam penanggulangan kemiskinan, dan meningkatkan keberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.‎

"Lembaga pengabdian masyarakat di PT dapat berfungsi strategis menjadi perekat multi elemen dalam masyarakat," jelasnya.

Hal tersebut katanya, adalah sebuah keniscayaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Diketahui, sosialisasi "Blue Sky Program" dilakukan dalam gelaran Sarasehan Diskusi yang berlangsung, Kamis (4/1/2016), di ruang KH Moch Syaid, Unira, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.‎ (*)