Walikota Malang Dukung Pelarangan Minol

Feb 11, 2015 11:04
H Muhammad Anton, Wali Kota Malang (Foto: M Nasrul Hamzah/MT)
H Muhammad Anton, Wali Kota Malang (Foto: M Nasrul Hamzah/MT)

MALANGTIMES - Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 sebagai perubahan kedua atas Permendag Nomor 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasaan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol (minol).

Baca Juga : Semarak 70 Tahun Koperasi, Abah Anton Lepas 600 Peserta Gerak Jalan

Permendag ini menegaskan larangan bagi minimarket untuk menjual minol dan berlaku mulai 16 April mendatang. Sehubungan dengan hal tersebut, penerapannya bisa diikuti oleh pemerintah daerah. Dengan demikian apa yang menjadi aturan pemerintah pusat bisa sinkron dengan pemerintah daerah.

H. Moch. Anton selaku Wali Kota Malang menyambut baik peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah pusat tersebut dan dia mengaku siap untuk menjalankan aturan itu. "Kami mendukung sepenuhnya larangan minol itu, karena lebih banyak kerugian daripada keuntungannya, terutama bagi generasi muda," ucapnya Rabu (04/02)

Menurut politisi PKB itu, pihaknya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Kepolisian sudah melakukan operasi minol di beberapa supermarket. Untuk kali ini hanya sebatas himbauan, karena pelaksanaannya pada bulan April nanti. "Kami sengaja bergerak cepat agar saat pemberlakuan aturan itu, nantinya tidak ada pro-kontra," imbuhnya.

Baca Juga : Wali Kota Nonsan Korea Selatan Gandeng Kota Malang

"Kota Malang merupakan Kota Pelajar, minol dapat merusak moral generasi penerus bangsa. Jika calon-calon pemimpin bangsa ini mempunyai mental dan moral rendah maka akan berimbas pada kredibilitas bangsa. Minol juga sangat rawan dijadikan minuman oplosan yang selama telah banyak memakan korban," pungkas pria yang akrab disapa Abah Anton itu. 

Topik
Abah AntonSatpol PP

Berita Lainnya

Berita

Terbaru