Malangtimes

Diancam Dibunuh, Paludan Mengaku Ketakutan Usai Membakar Alquran di Swedia

Jan 24, 2023 19:03
Aksi protes terhadap Paludan. (Foto dari internet)
Aksi protes terhadap Paludan. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Rasmus Paludan mengaku ketakutan usai melakukan aksi membakar Alquran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm dan mendapat kecaman dari berbagai negara.

Berbicara kepada pers Swedia, Paludan mengatakan, "Setelah saya melakukan tindakan membakar kitab suci, saya berkata, 'Oke, itu saja.' Tapi ternyata tidak seperti yang saya kira." dikatakan.

"Saya takut”, akunya. "Apakah kamu takut?" tanya pewawancara. Dia menjawab, “Ya, saya takut karena seseorang mengatakan mereka akan membunuh saya. Mereka memberi tahu saya apa yang harus dilakukan," katanya.

Melansir AP, sekitar 250 orang berkumpul di luar Konsulat Swedia di Istanbul, tempat foto aktivis anti-Islam Denmark, Rasmus Paludan dibakar.

Peserta dalam acara hari Minggu membawa bendera hijau yang menampilkan proklamasi iman Islam dan spanduk bertuliskan "Kami mengutuk Islamofobia yang didukung negara Swedia." Sebuah tanda di jendela Konsulat Swedia berbunyi, "Kami tidak sependapat dengan pandangan idiot yang membakar kitab itu."

Kemarahan atas protes pembakaran Alquran tersebut menghasilkan protes hari kedua di Turki, yang mencerminkan ketegangan antara kedua negara.

Paludan yang berusia 41 tahun itu membakar Alquran pada Sabtu lalu di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm.

Lingkaran keamanan dibuat oleh polisi Swedia di sekitar Paludan. Paludan diamankan setelah membakar kitab suci Islam yang dilemparnya ke tanah.

Protes telah memperbaharui kekhawatiran tentang Turki yang menahan tawaran Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO. Turki belum meratifikasi keanggotaan negara-negara Nordik dalam aliansi militer tersebut, mengatakan Swedia perlu mengatasi masalah keamanan Ankara.

Namun, ia berkata hal ini tidak ada hubungannya dengan keanggotaan NATO “Tidak ada hubungan antara tindakan ini dan keanggotaan NATO Swedia,” jelas agresor sayap kanan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru