Malangtimes

Lahan Sepanjang 6 Km Siap Dibebaskan untuk Jalan Strategis Nasional Menuju Balekambang

Jan 21, 2023 18:37
Kepala BPN Kabupaten Malang Abdul Qodir.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala BPN Kabupaten Malang Abdul Qodir.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Proses pembangunan jalan di ruas Gondanglegi menuju Balekambang masih terus berlangsung. Kini, proyek yang menjadi ruas jalan strategis nasional itu tengah dikebut untuk proses pembebasan lahan. 

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang Abdul Qodir mengatakan, dari trase sepanjang 30 kilometer yang direstui Kementerian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertanggung jawab atas pembebasan lahan sepanjang 16 kilometer. 

"Yang 16 kilometer itu tanggung jawabnya Pemkab Malang. Sisanya sepanjang 14 kilometer itu nanti oleh Kementerian," jelas Qodir belum lama ini. 

Ia mengatakan, Mei 2023 mendatang Pemkab Malang harus rampung membebaskan lahan sepanjang 16 kilometer. Sementara saat ini sebagian sudah dituntaskan 2022 lalu. 

"Sudah dibebaskan sejauh 10 kilometer tahun 2022 lalu. Dalam rapat di Provinsi, Pemkab Malang tinggal (membebaskan) 6 kilometer lagi," imbuhnya. 

Lahan yang sudah dibebaskan tersebut yakni di sebagian Desa Srigonco, Kecamatan Bantur menuju area Balekambang. Dimana anggaran yang digelontorkan saat itu mencapai Rp 27 miliar. 

Sementara sisanya sepanjang 6 kilometer, terbentang dari sekitar Pos Angkatan Laut hingga Kantor Desa Bantur. Meskipun hanya sepanjang 6 km, biaya yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 25 miliar. 

Menurut Qodir, hal tersebut lantaran ada beberapa perbedaan kondisi lahan yang akan dibebaskan. Dimana untuk lahan sepanjang 6 kilometer yang akan dibebaskan tahun ini, harganya memang diketahui lebih tinggi. 

"Karena yang 6 km terkait dengan tanahnya agak perkotaan, dan ada pasar, pasti sesuai kami turun terakhir  harga tanah memang lebih tinggi dari yang di selatan," jelasnya. 

Proses pembebasan lahan tersebut ditarget Mei 2023 mendatang. Setelah itu, untuk sisanya sepanjang 14 km, pihaknya belum dapat memastikan. Sebab kewenangannya ada pada Kementerian. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru