Malangtimes

Fahri Hamzah Sebut Masa Jabatan Kades Harusnya Diturunkan 5 Tahun

Jan 21, 2023 15:21
Politisi Fahri Hamzah (foto: Instagram Fahri Hamzah)
Politisi Fahri Hamzah (foto: Instagram Fahri Hamzah)

JATIMTIMES - Politikus Fahri Hamzah buka suara soal wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) menjadi 9 tahun. Mantan Wakil Ketua DPRD 2014-2019 itu mengklaim seharusnya kepala desa masa jabatannya diturunkan menjadi 5 tahun. 

Menurutnya, masa jabatan harus disesuaikan dengan jadwal APBN agar anggaran dana desa lebih akuntabel. 

“Dana Desa itu di audit oleh BPK, meskipun menurut saya dana desa lebih akuntabel dari dana-dana lainnya tapi kalau kita menciptakan siklus kepemimpinan yang panjang nanti Kepala Desa ini punya kesempatan main macem-macem,” kata Fahri Hamzah, dikutip unggahan akun TikToknya @klipfahri. 

Lebih lanjut, pendiri Partai Gelora Indonesia itu menyebut jika masa jabatan kades diperpanjang, calon kades baru yang ingin memperbaiki desa lebih sulit untuk bersaing. 

"Orang mau menyaingi dan menghadirkan kepala desa yang baru, yang lebih bagus yang lebih cermat, jadi tidak bisa, karena kekuasaannya itu justru malah di perpanjang," kata Fahri Hamzah. 

Padahal kata Fahri Hamzah, yang harus diperpanjang bukan masa jabatan kades tetapi dana desanya. 

“Padahal sekarang ini saya terus terang dalam satu kampanye besar, menurut saya yang harus diperbesar di masa depan itu dalam jangka pendek tentunya adalah dana desa karena dana desa itu penyelamat ekonomi nasional,” tegasnya. 

Fahri menilai dengan mengalirnya dana desa ke daerah perekonomian, desa akan tumbuh. Oleh karenanya, akuntabilitas desa harus diperkuat. 

"Ya caranya dengan membatasi masa kekuasaan kepala desa, bikin mereka lebih akuntabel. Saya meyakini dana desa itu akan lebih bermanfaat buat rakyat," ungkapnya. 

Namun berbeda kondisi, jika dana desanya dinaikkan sementara jabatan kadesnya malah diperpanjang. 

“(akan memberi) kesempatan mereka (kades) untuk memanipulasi dana desa itu masih panjang, bukan berarti mereka tidak akan kena, bukan berarti mereka ngga akan ditangkap dan sebagainya karena kita ngga mau hal kaya gitu terjadi,” pungkas Fahri Hamzah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru