Malangtimes

Tanggapi Ancaman Rusia, Nato Gagal Kirimkan Tank Leopard untuk Ukraina

Jan 21, 2023 14:05
Tank AS. (Foto dari internet)
Tank AS. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Pasokan tank tempur Leopard buatan Jerman yang didamba-dambakan Ukraina gagal dikirimkan oleh Amerika Serikat. Hal itu dikarenakan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya gagal dalam menyepakati pengiriman bantuan itu.

Aliansi itu gagal mencapai kesepakatan setelah Rusia mengeluarkan ancaman terselubung bahwa perang dapat meluas ke Eropa. Aliansi itu dibicarakan dalam pertemuan NATO dan para pemimpin pertahanan dari sekitar 50 negara yang bertemu di Pangkalan Udara Amerika Serikat di Ramstein, Jerman, pada hari Jumat (20/1/2023) kemarin.

Pertemuan itu adalah serangkaian konferensi janji memasok senjata ke Kiev sejak Rusia menginvasi Ukraina 11 bulan lalu. Para pemimpin Eropa pada pertemuan tersebut kembali menekan Berlin untuk memberikan lampu hijau untuk pengiriman tank Leopard 2 buatan Jerman ke Ukraina untuk memukul mundur pasukan Moskow-–meskipun pada akhirnya tidak ada keputusan yang dibuat.

Kegagalan dalam penyetujuan penyediaan tank-tank tersebut mungkin menjadi pertanda adanya perpecahan yang berkembang didalam Nato. Lalu, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius membantah bahwa Berlin secara sepihak memblokir pengiriman tank Leopard 2 ke Ukraina.

Namun ia mengatakan pihaknya mengaku siap bergerak dengan cepat jika ada konsensus di antara sekutu.

“Ada alasan bagus untuk pengiriman dan ada alasan bagus untuk menolak, dan mengingat seluruh situasi perang yang telah berlangsung selama hampir satu tahun, semua pro dan kontra harus ditimbang dengan sangat hati-hati,” katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut, sebagaimana dikutip Al Jazeera, Sabtu (21/1/2023). 

Berlin mendapat tekanan yang cukup tinggi setelah Ukraina menyebut kunci dalam perang melawan Rusia adalah tank Kiev.

"Kesan ada koalisi yang bersatu dan bahwa Jerman menghalangi adalah salah," kata Pistorius.

"Ada banyak sekutu yang mengatakan kami memiliki pandangan yang sama dengan yang saya kemukakan di sini." Sambungnya.

Pistorius mengatakan meski belum ada keputusan apakah akan mengirim tank Leopard, namun ia mengatakan akan memberikan kabar secepatnya.

“Saya sangat yakin akan ada keputusan dalam jangka pendek tapi...saya tidak tahu bagaimana keputusan itu nantinya,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru