Malangtimes

Awas Ketikan Keyboard Diretas, Jangan Instal 3 Aplikasi Ini

Jan 20, 2023 18:51
Ilustrasi peretasan oleh penjahat siber (pixabay)
Ilustrasi peretasan oleh penjahat siber (pixabay)

JATIMTIMES - Para pengguna smartphone terkadang merasa bosan dengan tampilan keyboard yang monoton. Untuk itu, mereka kemudian banyak mengunduh dan menginstal aplikasi keyboard atau tema keyboard untuk mempercantik tampilan keyboardnya.

Namun jika sembarangan menginstal aplikasi keyboard bisa saja membuat seorang merugi. Sebab, bisa saja aplikasi keyboard yang diinstal oleh pengguna justru merupakan sarana meretas yang dilakukan oleh penjahat siber.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipsiber) Bareskrim Polri, melalui akun Instagram resminya menginformasikan agar masyarakat mewaspadai hal tersebut. 

"Waspada! Aplikasi Keyboard di Android Ini Bisa Diretas Secara Jarak Jauh!. Sobat Siber, waspada dengan adanya peretasan secara jarak jauh melalui aplikasi berkedok alat keyboard di Android. Aplikasi2 berbahaya itu dilaporkan telah diinstall lebih dari 2 juta pengguna," tulis akun Twitter @CCICPolri.

Sebuah laporan mengungkap kerentanan pada tiga aplikasi yang memungkinkan perangkat Android menjadi keyboard atau mouse jarak jauh oleh para pelaku kejahatan cyber. Ketika seseorang telah menginstal aplikasi tersebut, maka eskploitasi kerentanan otentikasi dan otorisasi dapat memungkinkan pelaku secara jarak jauh mengeksekusi perintah apapun.

Bahkan, aplikasi berkedok keyboard dapat mengirimkan catatan apa saja yang sesuai ditulis oleh penggunaannya ke server pelaku. Sehingga, baik nama pengguna, kata sandi dan berbagai hal lainnya yang diketikan melalui keyboard akan diketahui karena terekam pada server pelaku.

Dan sayangnya, banyak para pengguna smartphone belum mengetahui akan bahaya aplikasi tersebut. Bahkan, aplikasi tersebut telah banyak diunduh di toko aplikasi Google play dengan 2 juta unduhan.

Tiga aplikasi yang berkedok aplikasi keyboard berbahaya untuk itu adalah Layz Mouse, PC Keyboard dan Telepad.

Bahkan dalam laporannya, ketika aplikasi tersebut ditemukan kerentanan yang memungkinkan bypass otentikasi dan eksekusi kode jarak jauh. 

"Namun tidak ditemukan satupun metode eksploitasi yang berlaku," info dalam grafis yang diunggah akun CCICPolri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru