Malangtimes

Datangi TKP, Polisi Buru Komplotan Curanmor Berjas Hujan di Poncokusumo

Jan 20, 2023 16:43
Dua pelaku curanmor saat beraksi mencuri sepeda motor di halaman musala di Kecamatan Poncokusumo saat korban sedang salat Magrib berjamaah. (Foto : Istimewa)
Dua pelaku curanmor saat beraksi mencuri sepeda motor di halaman musala di Kecamatan Poncokusumo saat korban sedang salat Magrib berjamaah. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Polres Malang turun tangan atas  video  viral di media sosial (medsos) terkait aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Poncokusumo. Polres Malang telah melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP).

Diduga komplotan curanmor beranggotakan dua orang pelaku yang aksinya terekam CCTV tersebut sudah sering melancarkan upaya pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

"Petugas telah mendatangi dugaan TKP guna mendalami kasus curanmor yang terjadi di halaman musala di Kecamatan Poncokusumo yang viral tersebut," kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik kepada Jatim Times.

Sejauh ini, Taufik mengaku belum mendapat keterangan perihal kejadian curanmor yang viral di medsos tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian atau belum. "Sementara ini saya belum dengar (adanya laporan, red)," imbuhnya.

Terlepas dari belum atau sudah adanya laporan, Taufik mengatakan bakal tetap mendalami di lapangan guna memastikan terkait video yang viral tersebut. Hal itu dilakukan oleh pihak kepolisian dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat melalui rekaman CCTV yang telah viral di medsos.

"Khawatir korban belum buat laporan. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk jemput bola mendalami di lokasi dugaan terjadinya curanmor tersebut," tandasnya.

Sebagaimana yang telah diberitakan, baru-baru ini warganet khususnya di Kabupaten Malang di buat geram dengan adanya aksi curanmor. Kejadiannya pada Senin (16/1/2023) malam di salah satu musala yang ada di daerah Wates, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Saat kejadian korban sedang melangsungkan salat Magrib berjamaah di musala. Sepeda motor yang dicuri adalah matik merek Honda Beat warna putih biru. Sedangkan pelaku yang terekam kamera CCTV berjumlah dua orang.

Ketika melancarkan aksinya, pelaku saling berbagi peran. Satu pelaku bertugas sebagai eksekutor. Satunya berperan mengawasi situasi dari sepeda motor yang dijadikan sarana curanmor.

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral di medsos, seorang pria yang berperan sebagai eksekutor terlihat mengenakan jaket berwarna abu-abu lengan hitam, dan celana panjang berwarna gelap. Pada jaket yang dia kenakan tertulis angka 23 di bagian punggungnya.

Sedangkan pelaku lainnya yang berperan mengamati situasi saat rekannya beraksi, terlihat mengenakan satu stel jas hujan berwarna hijau. Ketika beraksi, kedua pelaku mengenakan helm dan masker.

Berbagai sumber menyebut, sesaat sebelum berhasil menggasak sepeda motor yang ada di halaman musala. Pada hari yang sama sempat terjadi upaya curanmor di sekitar lokasi kejadian. Yakni di beberapa desa di Kecamatan Poncokusumo. Namun upaya pelaku gagal lantaran kunci T patah di dalam kontak kunci.

"Sudah dikoordinasikan dengan anggota Polsek Poncokusumo, lebih jelasnya ke kapolsek (Poncokusumo)," tutup kasi humas Polres Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru