Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Pemkab Malang Berencana Gelar Program Pendidikan Kesetaraan, Ini Alasannya

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

18 - Jan - 2023, 20:17

Ilustrasi.(Foto: istimewa).
Ilustrasi.(Foto: istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana untuk mencanangkan program pendidikan kesetaraan atau yang mungkin lebih kerap disebut sebagai program kejar paket. Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi banyaknya anak putus sekolah.

Sebab, hal tersebut juga disinyalir sebagai faktor rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Malang. Dimana untuk tingkat Provinsi Jawa Timur, jika dirangking IPM Kabupaten Malang berada di urutan ke 28. 

"Memang di Kabupaten Malang ini indeks pembangunan manusianya masih kurang, dalam artian di tingkat provinsi angka indeks pembangunan manusianya masih pada posisi rangking 28,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Malang, Suwadji

Sementara itu, saat ini program kesetaraan pendidikan itu tengah gencar disosialisasikan ke siswa-siswa yang putus sekolah. Hal itu dilakukan sembari melakukan pendataan bersama jajaran kepala sekolah. 

“Ini pendidikan kesetaraan yang kita harapan, kini sedang sosialisasi. Ini di masing masing desa kerjasama dengan Kepala sekolah pendataan, untuk menyasar supaya bisa. Mungkin nanti kalau tidak mau sekolah umum, bisa sekolah paket,” terang Suwadji.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya siswa untuk tidak melanjutkan pendidikan sekolahnya. Beberapa diantaranya seperti faktor sosial, ekonomi, kenakalan remaja dan lingkungan sekitar. 

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Malang, angka putus sekolah di Kabupaten Malang masih cukup tinggi. Terutama bagi siswa yang waktunya melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas (SMA) sederajat. 

Setidaknya, dari 87 persen siswa yang dinyatakan lulus jenjang sekolah menengah pertama (SMP), ada sebesar 54,85 persen saja yang melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas (SMA). Sedangkan sisanya, diperkirakan tidak melanjutkan sekolah. 

Untuk mengejar angka putus sekolah, Pemkab Malang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Malang akan menyiapkan program pendidikan kesetaraan.


Topik

Pendidikan


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya