Malangtimes

DPUPRPKP Kota Malang Targetkan Perapian Kabel Listrik di Kayutangan Heritage Tuntas di Tahun 2023

Jan 18, 2023 19:47
Kepala DPUPRPKP Kota Malang R Dandung Djulharjanto saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (16/1/2023). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala DPUPRPKP Kota Malang R Dandung Djulharjanto saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (16/1/2023). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaam Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang menargetkan perapian dan penataan kabel listrik di kawasan Kayutangan Heritage tuntas di tahun 2023 ini.

"Kalau target secepatnya, 2023 kita realisasikan (Penataan kabel listrik di kawasan Kayutangan Heritage)," ungkap Kepala DPUPRPKP Kota Malang R Dandung Djulharjanto kepada JatimTIMES.com. 

Mantan Sekretaris DPUPRPKP Kota Malang itu menjelaskan, bahwa di tahun 2022 kemarin penataan kabel listrik dengan memasukkan ke dalam ducting belum terealisasi. Hal itu dikarenakan ducting hanya tersedia di zona dua Kayutanhan Heritage. 

"Kemarin belum ditetapkan karena di zona dua belum ada ducting. Sekarang zona tiga sudah ada (ducting), tahun 2023 kita realisasikan (penanaman kabel bawah tanah melalui ducting)," ujar Dandung. 

Pihaknya menuturkan, saat ini di zona dua dan zona tiga Kayutangan Heritage terdapat dua lorong untuk ducting. Di mana satu lorong untuk kabel PLN dan satu lorong lagi untuk kabel Telkom serta provider lainnya. 

"Ada dua lorong, satu lorong untuk PLN satu lorong untuk Telkom dan provider lain biar tidak terjadi induksi," jelas Dandung. 

Menurutnya, hingga saat ini, hasil koordinasi dengan masing-masing provider pemilik kabel listrik yang melintang di kawasan Kayutangan Heritage tidak terdapat kendala yang berarti. 

Lebih lanjut, kata Dandung dengan adanya penanaman kabel listrik di dalam tanah dengan menggunakan ducting akan mempermudah masing-masing provider dalam segi perawatan atau pembenahan. 

"Nggak ada kendala dengan provider. Ini akan menguntungkan mereka kalau di bawah, dari segi pemeliharaan akan memudahkan mereka. Biaya penurunan kabel dibebankan kepada provider, kita hanya menyediakan fasilitasnya saja," jelas Dandung. 

Sementara itu, ketika disinggung apakah dua lorong ducting yang sudah dibangun oleh DPUPRPKP Kota Malang sesuai dengan dimensi yang dibutuhkan oleh masing-masing provider, pihaknya mengaku sudah cukup. 

Tetapi jika dari pihak provider mengaku bahwa dua lorong ducting yang telah disediakan oleh DPUPRPKP Kota Malang belum sesuai dengan dimensi yang diinginkan, maka pihaknya akan melakukan pembicaraan lanjutan terkait hal tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru