Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Hoax, Beredar Video Bernarasi TKA China Pukul hingga Tendang TKI 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

18 - Jan - 2023, 09:29

(Foto kiri) tangkapan layar asal video penyiksaan dari Thailand, (foto kanan) cuitan Twitter yang disebarkan di WhatsApp group.
(Foto kiri) tangkapan layar asal video penyiksaan dari Thailand, (foto kanan) cuitan Twitter yang disebarkan di WhatsApp group.

JATIMTIMES - Kasus bentrokan maut yang terjadi antara TKI (tenaga kerja Indonesia) dan TKA (tenaga kerja asing)  di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) Morowali Utara, Sulawesi Tenggara, tengah menjadi sorotan hingga saat ini. 

Buntutnya, ada beberapa video beredar yang dinarasikan TKA asal China memukul hingga menendang TKI. Video dengan narasi demikian itu beredar di WhatsApp group hingga diunggah dan dikomentari di media sosial. 

Seperti unggahan Twitter @Mencaricint***. Unggahannya menunjukkan sebuah video seorang laki-laki yang bersimpuh menghadap kamera dengan background beberapa orang. Lantas  laki-laki bersimpuh itu ditendang, dipukuli hingga tak berdaya. Namun orang-orang di belakangnya hanya diam dan menyaksikan. 

"Semua diam saking ketakutannya sehingga tidak berdaya untuk menolong. Tidak ada informasi lebih siapa yang disiksa dan di mana kejadiannya, apa sebabnya," tulis akun tersebut. 

Kemudian beberapa netizen juga berkomentar seakan menarasikan bahwa itu perlakuan TKA China terhadap TKI. Bahkan ada yang menyebut orang selesai salat dihajar. 

"Ini perilaku PKI, orang baru selesai salat dihajar. Para pemuda hanya diam tidak bantu. Pemuda tempe," tulis @musniu***. 

Setelah dilakukan penelusuran, video yang diunggah akun tersebut berasal dari Thailand dan bukan dilakukan oleh WNI maupun WNA asal China. 

Selain itu, saat berita ini ditayangkan, cuitan dan unggahan video tersebut sudah dihapus oleh akun Twitter Mencaricint***. Namun jejak digitalnya masih disebarkan oleh warganet hingga di WhatsApp-WhatsApp group. 


Topik

Peristiwa


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni