Malangtimes

Viral, Pelaku Curanmor di Kepanjen Beraksi Tanpa Kunci T

Jan 17, 2023 20:49
Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pelaku curanmor di Kecamatan Kepanjen yang beraksi tanpa menggunakan kunci T saat mencuri sepeda motor milik korban. (Foto : Istimewa)
Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pelaku curanmor di Kecamatan Kepanjen yang beraksi tanpa menggunakan kunci T saat mencuri sepeda motor milik korban. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang terekam kamera CCTV. Rekaman CCTV tersebut viral di media sosial (medsos) dan membuat warganet geram.

Bagaimana tidak, selain tergolong nekat lantaran beraksi di siang bolong, pelaku juga terlihat santai saat melancarkan aksinya. Pelaku juga tidak perlu repot-repot menggunakan kunci T seperti kebanyakan pelaku curanmor. Sebab, pelaku tau di mana kunci kendaraan di simpan oleh pemilik kendaraan alias korban.

Berdasarkan penelusuran Jatim Times, aksi curanmor yang baru-baru ini viral di medsos tersebut terjadi pada awal minggu lalu. Kejadiannya di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Aksi pencurian sepeda motor matik di areal parkir di Jalan Adi Santoso (Pelita), Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen," tulis berbagai sumber dalam caption video rekaman CCTV yang di unggah di beberapa akun medsos Instagram yang di rangkum Jatim Times, Selasa (17/1/2023).

Berbagai sumber menyebutkan, aksi curanmor tersebut terjadi pada Senin (9/1/2023) menjelang siang. Yakni sekitar pukul 11.00 WIB.

"Aksi pelaku terekam kamera CCTV sekitar pukul 11.13 WIB , Senin (9/1/2023 ) siang," tulis berbagai sumber.

Saat melancarkan aksinya, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor matik. Yakni merk Honda Vario. "Satu Unit Sepeda Motor Vario Raib," tulis beberapa akun Instagram.

Ketika melancarkan aksinya, pelaku di duga sangat paham dengan kondisi di sekitar lokasi kejadian. Hal itulah yang membuat pelaku bisa dengan leluasa membawa kabur sepeda motor milik korban.

"Malingnya tau letak kunci motornya, dan jam dimana rumahnya sepi orang," tulis berbagai sumber sembari menyebut jika rekaman CCTV tersebut bersumber dari akun facebook bernama Isnaini Masruroh.

Sementara itu, dari pantauan Jatim Times dari rekaman CCTV, pelaku di duga beraksi seorang diri. Sepintas pelaku terlihat mengenakan jaket jumper dan celana panjang berwarna serba gelap.

Guna menutupi identitasnya, pelaku menutup bagian kepalanya menggunakan penutup kepala pada jaket jumper yang dia kenakan. Selain itu pelaku juga mengenakan masker.

Semula, pelaku terlihat berjalan kaki dari jalan raya. Setibanya di lokasi kejadian pelaku kemudian masuk ke area parkiran. Saat itu banyak kendaraan mobil dan sepeda motor yang terparkir. Meski begitu, pagar pada bangunan rumah tersebut tidak terkunci atau tertutup alias terbuka lebar.

Hal itulah yang membuat pelaku leluasa masuk ke dalam teras rumah. Tidak lama kemudian, pelaku langsung menuju ke dalam teras dan mengambil kunci di tempat penyimpanan.

Setelahnya, pelaku berjalan dengan santai menuju sepeda motor yang hendak dia curi. Anehnya, pelaku tidak terlihat kesusahan untuk mencoba kunci ke beberapa kontak kendaraan, meskipun saat itu banyak sepeda motor yang terparkir.

Sebaliknya, pelaku langsung menuju ke satu sepeda motor yang kebetulan terparkir di ujung teras. Setelah menyalakan mesin kendaraan, pelaku bergegas kabur dan meninggalkan lokasi kejadian.

Berawal dari rekaman CCTV yang viral di medsos tersebut, Jatim Times mengkonfirmasi beberapa sumber kepolisian. Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik membenarkan aksi curanmor yang sedang hangat diperbincangkan oleh warganet tersebut terjadi pada Senin (9/1/2023).

"(Kejadiannya, red) itu tanggal 9 Januari (2023)," kata Taufik kepada Jatim Times, Selasa (17/1/2023).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini kasus curanmor tanpa kunci T tersebut sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Hingga kini jajaran kepolisian Polsek Kepanjen masih melakukan penyelidikan guna memburu keberadaan pelaku.

"Iya, untuk lebih detilnya silahkan ditanyakan kepada Kapolsek (Kepanjen)," tutup Taufik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru