Malangtimes

Rusia Peringatkan Inggris Terkait Pengiriman 14 Tank ke Ukraina

Jan 17, 2023 20:04
Tank Inggris. (Foto dari internet)
Tank Inggris. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Inggris rencananya akan mengirimkan 14 tank tempur utama Challenger 2 serta dukungan artileri canggih lainnya dalam beberapa minggu mendatang kepada Ukraina.

Bantuan Inggris itu rupanya mendapat peringatan dari Rusia. Kremlin secara terang-terangan menyebut bahwa tank-tank itu akan terbakar habis di Ukraina. 

Rusia pun memperingatkan Barat bahwa memasok senjata yang lebih canggih ke Ukraina tidak akan mengubah hasil perang.

"Tank-tank ini terbakar dan akan terbakar seperti yang lainnya," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov ketika ditanya tentang tank Inggris, dilansir dari Channel News Asia, Selasa (17/3/2023).

"Mereka menggunakan negara ini sebagai alat untuk mencapai tujuan anti-Rusia mereka," sambungnya.

Peskov mengatakan pasokan baru dari negara-negara seperti Inggris dan Polandia tidak akan mengubah situasi di lapangan, tetapi merupakan upaya untuk meredakan konflik yang menurutnya pada akhirnya akan membawa lebih banyak masalah di Ukraina.

Vladimir Solovyev, seorang presenter pro-Kremlin di televisi negara Rossiya 1, mengatakan negara Barat mana pun yang memasok senjata yang lebih canggih ke Ukraina harus dianggap sebagai target yang sah untuk Rusia.

Saya menganggap Inggris sekarang menjadi target yang sah bagi kami," imbuhnya.

Komentarnya diikuti dengan diskusi di televisi negara dengan anggota parlemen Andrei Gurulyev tentang kegunaan melanjutkan uji coba nuklir Rusia sehingga seluruh dunia "gemetar", dan bahkan memusnahkan Inggris.

"Jika tidak ada London, maka kita akan menang," kata Gurulyev.

"Di Inggris, saya katakan enam bulan lalu bahwa itu harus dihapus dari muka bumi," sambungnya.

"De-facto, Inggris telah memasuki perang," kata Solovyev dalam acara bincang-bincang Minggu malam andalannya di televisi pemerintah.

Lalu pada Jumat nanti, para sekutu Ukraina akan bertemu di Ramstein, Jerman untuk membahas penyediaan lebih banyak senjata.

Kanselir Jerman Olaf Scholz berada di bawah tekanan untuk mengizinkan ekspor tank tempur Leopard 2 ke Ukraina oleh Jerman, yang membuatnya, dan negara lain yang memilikinya.

Sebelumnya, tentara Rusia mengklaim bahwa kota Soledar, tambang garam Ukraina timur telah berhasil dikuasai. Putin lalu berharap para tentaranya itu bisa memberikan lebih banyak kemenangan.

Perang ini menurut Kepala Kremlin sudah seperti pertempuran eksistensial dengan Barat yang agresif dan arogan. Ia kemudian mengatakan Rusia akan menghalalkan segala cara untuk melindungi dirinya sendiri dan rakyatnya dari musuh mana pun.

Sementara, Ukraina telah bersumpah untuk berperang sampai tentara Rusia terakhir keluar dari wilayahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru