Malangtimes

Kronologi Bentrok Maut di PT GNI hingga Tewaskan 3 Pekerja 

Jan 15, 2023 16:07
Suasana mencekam saat massa karyawan mogok kerja membakar mess dan beberapa unit mobil milik PT GNI (foto dari TikTok)
Suasana mencekam saat massa karyawan mogok kerja membakar mess dan beberapa unit mobil milik PT GNI (foto dari TikTok)

JATIMTIMES - PT GNI kembali heboh diperbincangkan oleh publik. Usai sebelumnya, seleb TikTok yang bekerja di PT GNI tewas akibat ledakan, kali ini bentrok maut menewaskan 3 pekerja. 

Menurut Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik, bentrokan itu dipicu karena pihak keamanan perusahaan menahan sekitar 500 pekerja masuk ke dalam pos 4 pabrik smelter PT GNI. 

Ratusan pekerja itu hendak melakukan aksi mogok kerja karena tujuh dari delapan tuntutannya belum disetujui oleh perusahaan. 

"Karena dihalangi masuk sehingga ratusan pekerja melempari dan merusak kantor security. Mereka menerobos masuk lewat pos 4 kemudian membakar mes karyawan," ungkap Didik dilansir CNN, Minggu (15/1/2023). 

Lantas kepolisian bersama TNI pun datang untuk menenangkan para pekerja. Namun upayanya tidak diterima dan petugas pun sempat dilempari. 

Tak berhenti disitu, ada karyawan dari divisi dump truck yang melintas di lokasi aksi mogok kerja. Para pekerja mogok ini pun menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok. Karena aksi ini 3 orang karyawan dari divisi tersebut luka-luka dan 3 kendaraan roda dua dirusak. 

"Di sini ada aksi saling kejar dan lempar hingga menewaskan sebanyak 3 orang. 2 diantaranya tenaga kerja lokal dan 1 orang Tenaga Kerja Asing (TKA)," ujarnya. 

Kemudian bentrok ini pun bisa dikendalikan oleh petugas kepolisian. Sedangkan TKA diamankan dan dievakuasi di lokasi smelter 2 PT GNI. 

Usai diamankan, ratusan karyawan yang mogok kerja itu kembali datang, membakar 5 unit kendaraan milik PT GNI. Bahkan mess karyawan wanita pun nyaris terbakar. Namun polisi segera mengevakuasi karyawan wanita. 

Karena massa terus melempari dan menyerang, petugas kepolisian pun sempat menembakkan gas air mata. Hingga saat ini, ada 69 orang yang diamankan di kepolisian bersama barang bukti. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru