Malangtimes

Terbatas Anggaran, Tahun 2023 Tidak Ada Agenda Revitalisasi Pasar di Kabupaten Malang

Jan 15, 2023 15:46
Kepala Disperindag Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi saat meninjau Pasar Sumedang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Disperindag Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi saat meninjau Pasar Sumedang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tidak mengagendakan kegiatan revitalisasi pasar pada tahun 2023 ini. Meskipun, sebenarnya, catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, ada sejumlah pasar yang perlu dilakukan perbaikan. 

Kepala Disperindag Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi mengatakan, setidaknya ada 10 pasar yang dinilai perlu ada revitalisasi. Meskipun bentuk pekerjaannya hanya berupa pekerjaan-pekerjaan yang terbilang kecil. 

"Tahun 2022 ada 12 pasar, kalau revitalisasi ini biasanya dibutuhkan beberapa pekerjaan kecil. Seperti talang, beberapa bagian atap dan lain sebagainya. Mungkin tahun 2023 ini kita butuh 10 pasar, itu bila ada (anggarannya)," ujar Mahila. 

Tidak adanya pasar yang akan direvitalisasi tersebut sudah hampir dapat dipastikan. Sebab dari catatannya, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang 2023 ini, tidak ada alokasi revitalisasi pasar. Namun demikian pihaknya berupaya untuk bisa mendapat alokasi dari dana alokasi khusus (DAK). 

"Belum ada, dari APBD kemungkinan tidak ada tahun ini, kita coba mohonkan dari DAK," imbuh Mahila. 

Untuk itu, Disperindag pun tidak dapat melakukan banyak intervensi. Meskipun sebenarnya, kendati perbaikan yang dibutuhkan relatif kecil, namun dinilai cukup berdampak pada kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar. 

"Itu kerusakannya ringan, kebocoran talang air. Tapi itu membuat ketidaknyamanan pedagang maupun pengunjung pasar. Membuat pasar jadi becek dan lain sebagainya," jelas Mahila.

Selain itu, Disperindag juga memahami bahwa dalam tahun 2023 ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang juga telah banyak mempertimbangkan banyak hal. Yang juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat untuk dapat diakomodir melalui perangkat daerah lain 

"Kalau kendalanya apa sehingga tidak bisa revitalisasi, karena anggarannya yang memang tahun 2023 ini tidak ada. Karena memang juga ada kebutuhan lain. Karena TAPD juga tentu mempertimbangkan kebutuhan lain," pungkas Mahila. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru