Malangtimes

KDRT Venna Melinda, Verrel Bramasta: Fokus Temani Ibu

Jan 13, 2023 17:31
Aktor Verrel Bramasta bersama sang ibu, Venna Melinda (foto: Instagram @bramastavrl)
Aktor Verrel Bramasta bersama sang ibu, Venna Melinda (foto: Instagram @bramastavrl)

JATIMTIMES - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami aktris Venna Melinda masih menjadi perhatian publik. Usia perkawinan yang masih 10 bulan dan dikenal pasangan bucin menjadi salah satu alasan publik untuk bertanya-tanya. 

Putra sulung Venna Melinda, Verrel Bramasta mengaku pihaknya kini fokus untuk menemani sang ibu. Ia menyebut masih enggan tanggapi permintaan maaf dari ayah tirinya, Ferry Irawan. 

"Mungkin aku sama Athalla (adik Verrel) sefrekuensi ya. Kami rasa itu urusan (maaf) bisa kapan saja, itu ngga penting. Yang penting bagi kami sekarang ya nemenin mama. Jadi itu dulu yang jadi fokus," ujar Verrel, dilansir CNN pada Jumat (13/1/2023). 

Meski begitu, Verrel menyebut dirinya belum mendapatkan permintaan maaf dari Ferry Irawan, soal dugaan KDRT yang diterima mamanya. 

"Kalau ke aku pribadi mungkin belum ya (minta maaf). Cuma dia kirim beberapa video ke adik aku atau ke grup kayak video minta maaf begitu," kata Verrel. 

Verrel juga mengaku sejak KDRT yang dialami ibunya viral, Ferry Irawan kerap mencoba menghubunginya. Namun tak pernah direspon.

Lantas Verrel menyebut, ayah kandungnya, Ivan Fadillah memberikan nasehat kepada dirinya agar mau menerima panggilan telepon dari Ferry Irawan. 

"Awalnya dia (Ferry Irawan) telepon, tapi engga pingin aku angkat. Aku tanya ke papa dan dia bilang, 'Enggak apa-apa, angkat aja, sebagai anak coba dengar dia mau ngomong apa'," cerita Verrel. 

Verrel pun mencoba angkat telepon dari Ferry Irawan. Lantas usai didengarkan penjelasan dari Ferry Irawan, lalu telepon ditutup. 

Tentu saja Verrel mengaku dirinya mendapatkan cerita versi KDRT yang berbeda antara ibunya dengan Ferry Irawan. Namun ia mengembalikan urusan itu kepada penyidikan pihak kepolisian. 

"Jadi yang dipikiran aku bukan siapa yang salah dan siapa benar, melihat kondisi ibu aku, perempuan, dan sendirian di luar kota. Jadi harus segera ketemu," tegas Verrel. 

Diberitakan sebelumnya, kronologi awalnya kejadian KDRT disebutkan saat Venna Melinda dan Ferry Irawan terlibat cekcok. Kemudian dari penjelasan polisi disebut kondisi Venna sangat mengkhawatirkan saat lari dan teriak ke luar hotel di Kota Kediri. 

Ibunda Verrel Bramasta itu keluar dari kamar hotel dan berteriak dengan kondisi hidungnya bercucuran darah. Akhirnya, Ia pun meminta kepada pihak hotel untuk dipanggilkan polisi. 

Lantas Venna telah menjalani pemeriksaan dan visum. Dari hasil visum disebutkan bahwa Venna mengalami luka di bagian hidung. 

Hingga kini, polisi telah menetapkan Ferry Irawan sebagai tersangka. Ferry dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yakni pasal 44 dan 45. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru