Malangtimes

Keponakan Khofifah dan Mantan Ketua KPK Maju Sebagai Calon DPD Jatim

Jan 06, 2023 15:55
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Agus Rahardjo dan keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Lia Istifhama. (Foto dari internet)
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Agus Rahardjo dan keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Lia Istifhama. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur sudah menerima dokumen dukungan dari 21 bakal calon (bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur.

Dari 21 bacalon itu terdapat nama mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Agus Rahardjo.

Tak hanya mantan kepala KPK, keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Lia Istifhama juga ikut mendaftar dalam kontestasi tersebut.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Agus Rahardjo mengatakan pencalonannya ini karena ia ingin tetap bermanfaat bagi publik selepas jadi Ketua KPK.

"Walaupun banyak orang yang bilang sudah tua kok nyari kerjaan, tapi bagi saya urip itu harus urup, harus memberi manfaat. Karena itu perkenankan saya mencalonkan diri sebagai DPD Jatim," kata Agus, Jumat (6/1).

Lebih lanjut Agus mengatakan ada banyak hal yang harus ia kerjakan bila diberi mandat oleh masyarakat Jatim. Salah satunya mempersiapkan Jatim menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Kalau melihat perkembangan bangsa ini diharapkan tahun 2045 itu kita menjadi bangsa yang sejahtera. Tapi kalau lihat hari ini banyak sekali kondisi yang memprihatinkan, terutama korupsi, semua pasti merasakan," ucapnya.

Selanjutnya, Agus juga berkeinginan untuk menyejahterakan petani yang diperhatikan. Lebih lanjut Agus mengusulkan agar setiap desa di Jatim bisa mengoptimalkan dana desanya untuk mengembangkan koperasi bagi para petani.

Sementara untuk Lia, mengaku sudah setahun belakangan dia dan relawannya bersiap untuk pencalonannya. Hal itu dimulai dari mengumpulkan dukungan masyarakat.

Pencalonan dirinya sebagai bacalon DPD ini dilatarbelakangi karena dirinya ingin berperan langsung dan mengabdi untuk Provinsi Jatim.

"Saya pernah menulis tentang 'bangun peran tanpa jabatan', lalu ada yang berkomentar kamu ngomong masalah ini terus kamu itu sebagai apa? Terus mau ngapain, memangnya kamu punya porsi di kebijakan?" kata Ning Lia.

Dengan alasan itulah, Lia memutuskan untuk terjun langsung dalam kontestasi ini. Ia berharap agar perannya bisa bermanfaat dan dirasakan masyarakat Jatim.

Lebih lanjut Lia menilai DPD ini lebih ideal untuknya dibandingkan dengan legislatif atau DPR. 

"DPD bagi saya posisi yang menarik, bicara utusan daerah itu, nggak ada kotak-kotak partai. Tapi kita bicara pure kearifan lokal Jatim, jadi itu hal yang menarik," ucapnya.

"Apa yang bisa kita perbuat, untuk mengunggulkan daerah sendiri, itu sebuah kebanggaan. Ada potensi lokal yang kita bikin bangga," tambah Lia.

Lia merupakan seorang aktivis sosial yang juga seorang advokat, penulis dan akademisi. Ia merupakan anak dari Tokoh Nahdliyyin KH Masykur Hasyim yang berpasangan dengan Hj Aisyah, Kakak tertua Khofifah Indar Parawansa.

Sementara, Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Insan Qoriawan mengatakan sejauh ini sudah ada 21 bacalon yang dinyatakan memenuhi dukungan minimal pemilih.

"Dari 16 sampai 29 Desember 2022 di Kantor KPU Jatim, ada 31 bacalon DPD yang menyerahkan dukungan minimal. Dari 31 bacalon DPD, ada 21 bacalon DPD yang dokumen dukungan minimalnya lengkap dan dapat diterima," kata Insan.

Langkah selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi administrasi terhadap para bacalon dari 30 Desember sampai 12 Januari 2023. Setelah itu ada verifikasi dan perbaikan, berlanjut pada proses penetapan kepada para bacalon yang memenuhi syarat dukungan yang akan dipilih KPU Jatim.

"Bagi bacalon yang telah dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal pemilih dan sebaran, maka dapat melanjutkan ke tahapan pendaftaran persyaratan calon," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru