Malangtimes

Dari 25 Orang PPK di Kota Malang, Perempuan Hanya 2 Orang

Jan 04, 2023 19:06
Ketua KPUD Kota Malang Aminah Asminingtyas (tengah) bersama Wali Kota Malang Sutiaji foto bersama dengan jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilantik di Hotel Pelangi Malang, Rabu (4/1/2023). (Foto: Dok. JatimTIMES)
Ketua KPUD Kota Malang Aminah Asminingtyas (tengah) bersama Wali Kota Malang Sutiaji foto bersama dengan jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilantik di Hotel Pelangi Malang, Rabu (4/1/2023). (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Malang telah melantik dan mengambil sumpah janji 25 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Malang dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Hotel Pelangi Malang. 

Ketua KPUD Kota Malang Aminah Asminingtyas menyampaikan, sebanyak 25 orang telah dilantik menjadi PPK di lima kecamatan yang ada di Kota Malang. PPK tersebut telah melalui proses penjaringan yang panjang. 

Aminah mengatakan, sebanyak 400 orang telah melakukan pendaftaran sebagai calon petugas PPK di lima kecamatan Kota Malang. Dari ratusan orang mendaftar, disaring menjadi 204 orang yang lolos seleksi administrasi. 

Dari 204 orang yang telah lolos seleksi administrasi, kemudian semuanya mengikuti tahapan Computer Assisted Test (CAT) dan di masing-masing kecamatan disaring sebanyak 15 besar calon petugas PPK. 

"Kepeminatan pendaftaran mencapai 400 an orang, setelah terseleksi, didapatkan 23 laki-laki dan dua perempuan," ujar Aminah, Rabu (4/1/2023). 

Untuk dua orang perempuan yang lolos dan telah dilantik menjadi PPK bertugas di Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Blimbing. Aminah mengaku bahwa dari peraturan yang ada tidak terdapat ketentuan wajib memenuhi 30 persen kuota perempuan untuk petugas PPK. 

"Itu ada memerhatikan komposisi 30 persen. Jadi tidak ada keharusan, tapi harus memerhatikan. Artinya harus ada upaya untuk merekrut perempuan. Itu belum terpenuhi, tetapi kita juga sudah memerhatikan itu," jelas Aminah. 

Terlebih lagi menurutnya, proses yang dilakukan dalam perekrutan PPK untuk Pemilu 2024 telah melalui seleksi terbuka dan mengacu pada peraturan yang ada. Aminah mengatakan, bahwa proses seleksi dilakukan langsung secara terpusat di KPU pusat.  

"Proses rekrutmen ini sangat terbuka dan itu terpusat dari KPU Pusat. Itu semua bisa diidentifikasi, jadi berjalan sesuai dengan tupoksi dan tahapannya," ujar Aminah. 

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Malang khususnya kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Pemilu 2024. Pihak KPUD Kota Malang akan terus melakukan sosialisasi terkait rekrutmen petugas pada Pemilu 2024. 

"Makanya kami menghimbau kepada teman-teman srikandi untuk turut serta mensukseskan Pemilu 2024," imbau Aminah. 

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa sebanyak 25 orang PPK yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya ini mulai aktif bekerja pada 4 Januari 2023 sampai 4 April 2024. Di mana untuk Ketua PPK akan mendapatkan gaji Rp 2,5 juta dan anggota PPK Rp 2,3 juta. 

"Hari ini ada bimtek, ada orientasi tugas, sampai besok. Mereka akan diberikan pelajaran mengenai kampanye hitam melalui pengayaan bimtek ini. Jadi kita sampaikan bekerjasama dengan berbagai pihak, tidak hanya di bimtek saja," pungkas Aminah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru