Malangtimes

DPRD Minta Pemkot Malang Kembali ke Semangat Awal Pembangunan Kayutangan Heritage

Jan 02, 2023 16:50
Anggota Komisi C sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji (tengah) saat menggelar legislative corner bersama warga Kampoeng Heritage Kajoetangan di Balai RW 09, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Selasa (27/12/2022). (Foto: Dok. Humas Fraksi PKS DPRD Kota Malang)
Anggota Komisi C sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji (tengah) saat menggelar legislative corner bersama warga Kampoeng Heritage Kajoetangan di Balai RW 09, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Selasa (27/12/2022). (Foto: Dok. Humas Fraksi PKS DPRD Kota Malang)

JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang agar serius dan kembali pada tujuan awal pembangunan zona satu, dua dan tiga Kayutangan Heritage, yakni meramaikan wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan. 

"Secara pribadi menurut saya, (pembangunan) Kayutangan Heritage ini harus kembali ke semangat awal yaitu membangun pariwisata Kampoeng Heritage Kajoetangan, khususnya wisata kampung yang di dalam," ungkap anggota Komisi C DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji kepada JatimTIMES.com, Senin (2/1/2023). 

Politisi yang merupakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, bahwa wilayah Kampoeng Heritage Kajoetangan berada di wilayah RW 01 dan RW 09 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

"Jadi itu (Kampoeng Heritage Kajoetangan) ada di RW 09 dan RW 01, yang akhirnya setelah pembangunan koridor depan itu, justru yang di dalam mati wisatanya. Itu harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Malang," tegas Bayu. 

Foto bersama.

Anggota dewan yang berangkat dari daerah pemilihan (dapil) Klojen ini juga mengingatkan kembali semangat awal Pemkot Malang menghidupkan pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di dalam Kampoeng Heritage Kajoetangan agar dapat diwujudkan. 

Lebih lanjut, ketika Fraksi PKS DPRD Kota Malang menggelar legislative corner di Balai RW 09 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen juga tampak hadir jajaran perangkat RT, RW dan akademisi menyampaikan hal yang serupa. Yakni terkait resahnya masyarakat akibat wisata di dalam Kampoeng Heritage Kajoetangan yang sepi pengunjung.

"Yang bagus di depan, yang di dalam malah dalam tanda kutip sedikit terabaikan," ujar Bayu. 

Kayutangan Heritage.

Pihaknya pun berharap, di tahun 2023 mendatang Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui perangkat daerah terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud); Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar); serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) dapat membina para pelaku wisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya di dalam Kampoeng Heritage Kajoetangan. 

Sementara itu, pihaknya mengatakan bahwa pembangunan zona satu, dua dan tiga Kayutangan Heritage sudah sesuai rencana awal. Namun, pihaknya menyoroti beberapa hal yang berkaitan dengan Kayutangan Heritage. 

Mulai dari rencana Pemkot Malang yang akan menurunkan kabel listrik maupun kabel provider di kawasan Kayutangan Heritage diharapkan agar dapat segera terealisasi. Kemudian, penataan parkir yang menurutnya masih belum rapi serta penataan papan reklame di sepanjang Kayutangan Heritage. 

"Apabila ketiganya bisa ditata, akan semakin kelihatan cantik kawasan Kayutangan ini," tutup Bayu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru